Minggu, 31 Agu 2025
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Realisasi Energi Terbarukan Indonesia: Tantangan dan Harapan Menuju 2025
Energi Terbarukan

Realisasi Energi Terbarukan Indonesia: Tantangan dan Harapan Menuju 2025

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 29 Desember 2024 3:25 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Menjelang akhir tahun 2024, kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi primer Indonesia diproyeksikan hanya mencapai 14,1 persen. Angka ini masih jauh dari target ambisius 23 persen yang diharapkan tercapai pada tahun 2025. Untuk mencapai sasaran tersebut, diperlukan perencanaan yang matang dalam mengimplementasikan penghentian operasi pembangkit fosil dan penambahan pembangkit energi terbarukan.

Pengembangan energi terbarukan di Indonesia erat kaitannya dengan target emisi nol bersih (net zero emission/NZE) yang ditetapkan untuk tahun 2060. Bahkan, pemerintah optimis bahwa target ini dapat dicapai lebih cepat, yaitu pada tahun 2050. Namun, dengan berbagai tantangan yang ada, apakah target ini dapat diwujudkan?

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi, menyatakan bahwa saat ini realisasi energi terbarukan dalam bauran energi primer mencapai 13,9 persen. Angka ini diperkirakan akan meningkat pada akhir 2024 dengan beroperasinya sejumlah proyek panas bumi secara komersial pada bulan Desember.

“Dengan commercial operation date dan SLO (sertifikat laik operasi) beberapa proyek panas bumi di bulan Desember ini, diharapkan akan terjadi peningkatan bauran energi terbarukan hingga 14,1 persen,” ujar Eniya dalam acara peluncuran Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition 2025 di Kementerian ESDM.

Beberapa proyek panas bumi yang diharapkan beroperasi sebelum pergantian tahun ini antara lain PLTP Sorik Merapi di Sumatera Utara dengan tambahan kapasitas 41 megawatt (MW), PLTP Salak Binari (15 MW) di Jawa Barat, dan PLTP Ijen (45 MW) di Jawa Timur. Meskipun demikian, realisasi energi terbarukan ini masih jauh dari target Kebijakan Energi Nasional (KEN) sebesar 23 persen pada 2025.

Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah, mencapai 3.600 gigawatt (GW). Namun, hingga semester I-2024, total kapasitas terpasang pembangkit listrik energi terbarukan baru mencapai 13,8 GW. Hambatan utama dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia adalah besarnya kebutuhan investasi dan kematangan teknologi.

Konsumsi energi fosil di Indonesia terus meningkat seiring dengan kebutuhan energi dalam negeri yang besar. Sebagian besar energi yang tersedia dan termurah saat ini adalah energi fosil, seperti penggunaan batubara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang mencapai sekitar 67 persen dalam bauran ketenagalistrikan.

Pemerintah terus mendorong pengembangan berbagai jenis energi terbarukan, termasuk energi surya, angin, bioenergi, dan panas bumi. “Dari konsep energi terbarukan ini, semangat ke depan akan lebih hijau lagi,” kata Eniya dalam Dialog Stakeholder EBTKE 2024.

Pengamat ekonomi energi dan dosen Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai bahwa pengembangan energi terbarukan di era Presiden Joko Widodo terbilang lambat. Target 23 persen energi terbarukan dalam bauran energi primer hampir pasti tidak akan tercapai dalam waktu yang tersisa.

Menurut Fahmy, kebijakan energi yang ambigu menjadi salah satu penyebab utama. Di satu sisi, pemerintah ingin mendorong energi terbarukan, namun di sisi lain, energi fosil juga terus didorong. “Komitmen saja tidak cukup tanpa ada realisasi,” tegas Fahmy.

Laporan Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) menyebutkan bahwa untuk mencapai target pengakhiran seluruh PLTU pada 2040, diperlukan pendekatan yang matang. Merencanakan pengakhiran bertahap batubara di Indonesia memerlukan berbagai pertimbangan, termasuk negosiasi dengan pembangkit listrik swasta dan penilaian internal untuk PLTU milik PT PLN (Persero).

Dengan pernyataan kuat Presiden Prabowo terkait visi dekarbonisasi, dibutuhkan rencana yang lebih detail untuk implementasi. “Implementasi rencana progresif untuk mengakhiri operasi PLTU menjadi kunci untuk mendemonstrasikan komitmen menuju net zero emission pada 2050,” tulis laporan tersebut.

Pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah dalam mendukung ketahanan energi, termasuk dari energi fosil, memang diperlukan. Namun, pengembangan energi terbarukan harus tetap menjadi prioritas untuk mendukung dekarbonisasi dan keberlangsungan bumi di masa depan. Dengan perencanaan yang matang dan komitmen yang kuat, Indonesia dapat mencapai target energi terbarukan dan emisi nol bersih yang telah ditetapkan.

Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Usulkan Perubahan Mekanisme Harga Listrik
Next Article Kolaborasi Strategis PT Koka Indonesia dan PT Hartana Tamita Bersama dalam Pengembangan Energi Terbarukan di Aceh
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Persiapan Pertamina Eco RunFest 2025, Semangat Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

PT Pertamina (Persero) akan kembali mengadakan Pertamina Eco RunFest ke-12 pada 23 November 2025 di…

By Redaksi InfoEnergi

Potensi Penguatan Saham PT Elnusa Tbk (ELSA) di Tengah Rencana Merger dan Akuisisi

Saham PT Elnusa Tbk (ELSA) saat ini dinilai undervalued, meskipun ada potensi penguatan kinerja perusahaan…

By Redaksi InfoEnergi

PLTU Tetap Dibangun Meski Ada Target Net Zero Emission: Penjelasan Pemerintah

Pembangunan PLTU di Tengah Target Net Zero Emission Di tengah ambisi besar Indonesia untuk mencapai…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi TerbarukanWorld

Elektrifikasi Rumah Pedesaan di Sierra Leone dengan Energi Terbarukan

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Percepatan Inisiatif Energi Hijau di Area Bendungan

By Redaksi InfoEnergi
Energi TerbarukanWorld

Dewan Kota Exeter Ajak Partisipasi Publik dalam Rencana Pusat Energi di Grace Road Fields

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Indonesia Bersiap Memborong 50 Pesawat Boeing untuk Menghindari Tarif Trump

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?