Kamis, 5 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Pemotongan Hibah Proyek Penangkapan Karbon di Texas dan Louisiana: Tantangan dan Implikasi
Migas

Pemotongan Hibah Proyek Penangkapan Karbon di Texas dan Louisiana: Tantangan dan Implikasi

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 2 April 2025 11:53 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

INFOENERGI.ID – Departemen Energi Amerika Serikat sedang menimbang untuk memangkas ratusan juta dolar dalam bentuk hibah bagi dua proyek hub di Texas dan Louisiana. Proyek-proyek ini berfokus pada demonstrasi teknologi penangkapan karbon dari atmosfer dalam skala komersial, sebuah langkah yang menjadi bagian dari upaya mantan Presiden AS Joe Biden untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Teknologi Direct Air Capture (DAC) adalah inisiatif yang diluncurkan oleh Departemen Energi (DOE) untuk membantu mengomersialkan teknologi penghilangan karbon yang mahal. Kedua hub ini memiliki kapasitas untuk menghilangkan lebih dari 2 juta metrik ton emisi karbon per tahun, jauh melampaui kapasitas pabrik DAC terbesar di dunia yang beroperasi di Islandia.

Proyek terbesar, Project Cypress di Louisiana, dijalankan oleh firma penelitian dan pengembangan Battelle, Climeworks Corporation, dan Heirloom Carbon Technologies. Sementara itu, South Texas DAC Hub diusulkan oleh Occidental Petroleum (OXY.N), anak perusahaan 1PointFive, Carbon Engineering, dan firma teknik Worley. Kedua proyek ini masuk dalam daftar program era Biden yang ditargetkan untuk dihapuskan guna mendanai pemotongan pajak dalam RUU rekonsiliasi anggaran.

Kedua pusat tersebut masing-masing diberi alokasi dana sebesar $550 juta dan $500 juta di bawah pemerintahan Biden. Namun, hingga saat ini, mereka baru menerima tahap pertama masing-masing sebesar $50 juta. Seorang juru bicara Departemen Energi mengungkapkan bahwa mereka sedang melakukan peninjauan di seluruh departemen untuk memastikan program-program tersebut selaras dengan prioritas pemerintahan Trump.

Peninjauan ini masih berlangsung, dan spekulasi oleh sumber-sumber anonim tentang hasil peninjauan tersebut hanyalah spekulasi. Sekitar 20 proyek penelitian DAC yang lebih kecil yang diidentifikasi oleh pemerintahan Biden untuk mendapatkan hibah tidak ada dalam daftar, dan statusnya tidak jelas. Proyek demonstrasi yang padat modal ini tidak dapat dilanjutkan tanpa menerima sisa hibah dan tidak dapat bertahan bahkan selama dua bulan ketidakpastian saat Wright membuat keputusan pendanaan terakhirnya.

Pejabat negara bagian Louisiana meningkatkan tekanan pada Wright dan delegasi kongres negara bagian minggu ini untuk mengamankan dana bagi pusat DAC-nya. “Saya mendesak Anda untuk menghubungi Sekretaris DOE Chris Wright dan memintanya untuk mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk memajukan hibah federal yang sangat dibutuhkan ini,” tulis Sekretaris Pembangunan Ekonomi Louisiana Susan Bonnett Bourgeois dalam sebuah surat kepada para senator dan perwakilan negara bagian AS.

Pemotongan hibah untuk proyek penangkapan karbon di Texas dan Louisiana menimbulkan tantangan besar bagi upaya pengurangan emisi gas rumah kaca di Amerika Serikat. Dengan ketidakpastian yang melingkupi pendanaan proyek ini, masa depan teknologi penangkapan karbon dalam skala komersial menjadi semakin tidak jelas. Dukungan dari pemerintah dan kolaborasi dengan pihak terkait sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan proyek-proyek ini dan mencapai target pengurangan emisi yang telah ditetapkan.

Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pertumbuhan Kapasitas Energi Terbarukan Global: Tantangan dan Peluang Menuju 2030
Next Article Dorongan Wakil Gubernur Sumbar untuk Energi Terbarukan dan Pertanian Berkelanjutan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Arab Saudi Diskon Harga Minyak ke Asia untuk Bulan Ketiga Berturut-turut: Dampak dan Implikasinya

Arab Saudi, sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia, kembali memberikan diskon harga minyak…

By Redaksi InfoEnergi

PLN UP3 Cimahi Menyemai Kepedulian di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Al Bahri

PLN UP3 Cimahi kembali menegaskan dedikasinya dalam mendukung masyarakat melalui inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan.…

By Redaksi InfoEnergi

Jargas Jadi Andalan PGN dalam Upaya Percepatan Dekarbonisasi

Perusahaan Gas Negara (PGN) berkomitmen kuat untuk mempercepat langkah dekarbonisasi, sejalan dengan upaya transisi menuju…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

PHE dan Sinopec Tingkatkan Aliansi Teknologi CEOR demi Ketahanan Energi Indonesia

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Penggunaan QR Code untuk Pembelian BBM Subsidi Capai 100%

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Target Ambisius Lifting Minyak Indonesia: Menuju 1 Juta Barel per Hari pada 2028-2029

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Bahlil Ungkap Fakta di Balik Kekosongan BBM Shell: Mengurai Benang Kusut Kelangkaan

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?