Kabar membanggakan datang dari Mojokerto, Jawa Timur. Salah satu usaha kecil dan menengah (UKM) binaan Rumah BUMN Pertamina, yakni CV Mitraindo Shoes Pratama, berhasil melakukan ekspor perdana ke pasar internasional. Perusahaan lokal yang memproduksi alas kaki dengan merek No Bare Foot (NOBF) ini secara resmi melepas produk-produknya ke mancanegara sebagai bagian dari langkah awal menuju pasar global.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, Pertamina melalui program Rumah BUMN memberikan pembinaan intensif kepada para pelaku UKM, termasuk CV Mitraindo Shoes Pratama. Pembinaan tersebut mencakup pelatihan kewirausahaan, penguatan kapasitas produksi, serta pembukaan akses pasar, termasuk peluang ekspor.
Momen bersejarah ini ditandai dengan seremoni pelepasan ekspor yang dilakukan oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, bersama Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Sugih Rahmansyah, serta Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Deden Muhammad Fajar Shiddiq. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan konkret pemerintah terhadap geliat UKM daerah yang mampu bersaing di pasar global.
Produk alas kaki yang diproduksi NOBF dikenal memiliki kualitas unggulan dan desain yang kekinian, sehingga berpeluang besar untuk diterima di pasar global. Dengan daya saing yang kuat dan branding yang mulai dikenal, ekspor ini menjadi pembuka jalan bagi penetrasi lebih luas ke berbagai negara.
Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan Mojokerto, tetapi juga berpotensi memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan meningkatnya permintaan dari luar negeri, diharapkan dapat tercipta lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.
Ekspor perdana ini menjadi tonggak penting bagi CV Mitraindo Shoes Pratama. Ke depan, UKM ini menargetkan perluasan jangkauan pasar sekaligus mempertahankan kualitas dan daya saing produk. Dengan sinergi antara UKM, pemerintah, dan perusahaan besar seperti Pertamina, upaya mendorong produk lokal ke pasar global menjadi semakin nyata.
