PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia mengembangkan Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara, Jakarta Utara, seluas 2,5 hektare sebagai langkah menjaga ekosistem pesisir. Program ini tidak hanya berfokus pada pelestarian hutan mangrove, tetapi juga pengelolaan sampah pesisir secara berkelanjutan.
Pelaksanaan program diawali dengan peresmian Kawasan Mangrove Nasional Kamal Muara yang diisi dengan kegiatan penanaman bibit mangrove dan edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) Selvi Gibran Rakabuming beserta jajaran, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, masyarakat, serta siswa SD dan SMP di sekitar Kamal Muara.
Mangrove dikenal memiliki peran vital dalam menjaga garis pantai, mencegah abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut dan darat. Selain itu, tanaman ini juga efektif menyerap karbon sehingga dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
Di sisi lain, edukasi pengelolaan sampah pesisir diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Pertamina bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas lokal, dan lembaga pendidikan guna memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, Pertamina dan KKP berharap kawasan mangrove yang terjaga dapat memberikan manfaat langsung bagi warga, seperti peningkatan hasil tangkapan ikan, udara yang lebih bersih, dan lingkungan pesisir yang sehat.
Program ini menjadi bukti komitmen Pertamina untuk menyeimbangkan aktivitas bisnis dengan tanggung jawab lingkungan, serta mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir demi masa depan yang lebih baik.
