Pada 18 Agustus 2025, kebakaran hebat melanda sebuah sumur minyak di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga setempat dan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Dilaporkan sedikitnya tiga orang tewas, sebagian besar merupakan ibu-ibu yang tengah mengambil minyak di sekitar lokasi kejadian.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui juru bicaranya menyatakan telah mengirim tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kebakaran. “Kami berkomitmen memastikan seluruh prosedur keselamatan dipatuhi serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden ini,” ujar juru bicara ESDM.
Tim pemadam kebakaran bersama aparat setempat segera dikerahkan guna mengendalikan api agar tidak meluas. Garis polisi juga telah dipasang di sekitar lokasi sebagai peringatan agar masyarakat tidak mendekat dan melintas demi keselamatan bersama. ESDM menegaskan pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meminimalisasi risiko bagi warga dan dampak lingkungan.
Selain menelan korban jiwa, kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran akan pencemaran lingkungan. Kementerian ESDM berjanji melakukan kajian dampak lingkungan secara menyeluruh serta mengambil langkah pemulihan di sekitar area terdampak.
Masyarakat Blora menyatakan rasa cemas atas kejadian tersebut, mengingat aktivitas pengambilan minyak tradisional masih marak dilakukan di wilayah itu. Peristiwa kebakaran sumur minyak di Blora menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan yang ketat dalam kegiatan pengeboran maupun pengambilan minyak tradisional.