Kepala Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa tugas yang diembannya akan dijalankan secara koordinatif agar tidak tumpang tindih dengan kementerian terkait. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan industri mineral berjalan efisien dan terarah.
Brian menyampaikan bahwa Badan Industri Mineral akan bekerja sama dengan sejumlah kementerian terkait. Koordinasi ini bertujuan untuk menghindari konflik fungsi dan kebijakan, sekaligus memastikan pengelolaan industri material strategis yang memiliki peran penting, terutama bagi industri pertahanan.
Menurut Brian, kebijakan yang terintegrasi antar lembaga akan mempermudah pelaksanaan di lapangan, mengurangi risiko tumpang tindih, serta memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong investasi dan pengembangan sektor mineral secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Brian berencana mengadakan pertemuan rutin dengan pemangku kepentingan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor mineral. Tujuannya adalah memastikan kebijakan yang diterapkan dapat berjalan efektif dan memberikan hasil optimal bagi industri.
Dengan koordinasi yang baik dan kebijakan yang terpadu, Brian optimis Badan Industri Mineral dapat mengelola industri material strategis secara efektif, mendukung kebutuhan pertahanan, dan mendorong perkembangan sektor mineral yang lebih berkelanjutan di Indonesia.