Sabtu, 30 Agu 2025
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Kelistrikan > Permintaan Nikel untuk Baterai EV Diproyeksi Naik 176% pada 2035
KelistrikanMinerba

Permintaan Nikel untuk Baterai EV Diproyeksi Naik 176% pada 2035

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 26 Agustus 2025 7:26 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Eramet Indonesia memprediksi konsumsi nikel untuk baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) akan mencapai 1,7 juta ton pada 2035, melonjak 176% dibandingkan proyeksi tahun ini yang berada di angka 643.000 ton. Peningkatan ini tak lepas dari dorongan transisi global menuju energi bersih serta komitmen banyak negara dalam menurunkan emisi karbon.

CEO Eramet Indonesia, Jerome Baudelet, menjelaskan saat ini porsi konsumsi nikel untuk baterai mencapai sekitar 18% dari total konsumsi nikel global. Angka tersebut diperkirakan akan naik menjadi 30% pada 2035, seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik di seluruh dunia. Nikel berperan penting dalam baterai lithium-ion yang memiliki kepadatan energi tinggi, sehingga memungkinkan kendaraan listrik menempuh jarak lebih jauh dalam sekali pengisian daya.

Lonjakan permintaan nikel dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan EV, kemajuan teknologi dalam produksi baterai, hingga meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Selain itu, target ambisius banyak negara untuk mencapai net zero emission semakin mempercepat peralihan menuju kendaraan ramah lingkungan.

Di balik peluang besar tersebut, industri nikel menghadapi tantangan dalam menjaga pasokan yang berkelanjutan. Negara produsen utama, termasuk Indonesia, berupaya meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan global. Namun, aspek lingkungan dan sosial dalam aktivitas pertambangan harus tetap menjadi perhatian agar pertumbuhan industri ini tidak merusak ekosistem.

Kenaikan konsumsi nikel memberikan dampak ganda. Dari sisi ekonomi, meningkatnya produksi berpotensi membuka lapangan kerja dan mendongkrak pendapatan negara. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, aktivitas penambangan bisa menimbulkan kerusakan lingkungan dan mengancam keberlanjutan ekosistem. Oleh karena itu, praktik penambangan yang bertanggung jawab perlu diterapkan.

Dengan proyeksi lonjakan konsumsi nikel yang signifikan hingga 2035, masa depan kendaraan listrik dipandang semakin menjanjikan. Namun, keberhasilan transisi ini sangat bergantung pada upaya industri dan pemerintah dalam mengelola pasokan nikel secara berkelanjutan, sekaligus menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

TAGGED:Baterai EVKendaraan ListrikNikel
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pertamina Hulu Energi Pacu Produksi Migas untuk Kemandirian Energi Nasional
Next Article PepsiCo Indonesia Ubah Sampah Kemasan Menjadi Hiasan dan Souvenir Ramah Lingkungan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Impor BBM Indonesia dari Singapura Melampaui 50%: Data Terkini

Dominasi Singapura dalam Pasokan BBM Indonesia Pada tahun 2024, Singapura menjadi pemasok utama BBM bagi…

By Redaksi InfoEnergi

Discovering Top Travel Destinations Revealed for 2024

We are just an advanced breed of monkeys on a minor planet of a very…

By administrator

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia: Batubara Tetap Pilar Ekonomi Indonesia di Tengah Transisi Energi

Dalam pidato yang menggema di Indonesia Mining Summit 2024, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Minerba

Penurunan Ekspor Batu Bara ke India dan China

By Redaksi InfoEnergi
Minerba

Ekspor Batu Bara Indonesia Tembus 238 Juta Ton pada Paruh Pertama 2025

By Redaksi InfoEnergi
Minerba

Harga Batu Bara Naik Usai Inspeksi Tambang di Tiongkok

By Redaksi InfoEnergi
Kelistrikan

PNRE Bidik Peluang Bisnis dalam ASEAN Power Grid

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?