Presiden Prabowo Subianto menegur Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, karena proses administrasi proyek Waste to Energy dianggap berjalan lambat. Presiden menekankan pentingnya percepatan administrasi agar proyek Waste to Energy bisa segera terealisasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Proyek ini dirancang untuk mengubah sampah menjadi energi terbarukan, sekaligus mengurangi beban lingkungan. Presiden Prabowo menekankan bahwa percepatan implementasi proyek ini penting demi pemenuhan kebutuhan energi nasional dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Zulkifli Hasan menyatakan kesiapannya untuk mempercepat proses administrasi sesuai arahan Presiden. Pemerintah menekankan perlunya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar proyek berjalan lebih efisien dan tepat waktu.
Dengan langkah-langkah percepatan, proyek Waste to Energy diharapkan dapat mengurangi volume sampah, menyediakan sumber energi baru, serta memberi manfaat ekonomi dan lingkungan yang luas bagi masyarakat. Presiden Prabowo menekankan bahwa proyek ini menjadi contoh inovasi energi terbarukan yang bisa diikuti di berbagai daerah.