Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, tengah melakukan upaya serius untuk menjadi kota yang lebih ramah lingkungan. Salah satu inisiatif yang didorong adalah penerapan teknologi waste to energy, yang diharapkan mampu menjadi solusi efektif dalam menangani permasalahan sampah yang terus meningkat.
Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, kembali melanjutkan inisiatifnya membantu pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan sampah. Dalam pertemuan dengan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay dan Wali Kota Manado Andrei Angouw, Eddy menekankan bahwa program ini sejalan dengan amanat konstitusi untuk menjamin hak rakyat atas lingkungan yang bersih dan sehat, sebagaimana tertuang dalam UUD 1945.
Menurut Eddy, teknologi waste to energy tidak hanya berfungsi untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga dapat menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat. “Memanfaatkan sampah sebagai sumber energi adalah langkah strategis untuk mengurangi beban lingkungan sekaligus menciptakan sumber daya baru,” ujarnya.
Teknologi waste to energy menawarkan berbagai manfaat nyata. Pertama, dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga memperpanjang umur TPA dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Kedua, energi listrik yang dihasilkan dari teknologi ini dapat membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mendukung pengurangan emisi karbon.
Meskipun menjanjikan banyak keuntungan, penerapan teknologi ini menghadapi tantangan, terutama terkait biaya investasi yang tinggi. Namun, Eddy optimis bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, tantangan ini dapat diatasi. “Kerjasama semua pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan dukungan yang tepat, Manado dapat menjadi kota yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tambahnya.
Pemerintah daerah berencana melakukan studi kelayakan dan mengundang investor untuk berpartisipasi dalam proyek ini. Selain itu, edukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik akan terus ditingkatkan. Dengan komitmen kuat dari semua pihak, Manado diharapkan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam penerapan teknologi ramah lingkungan, sekaligus langkah nyata menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.