PT PLN (Persero) menyampaikan permintaan agar perusahaan mendapatkan prioritas dalam pengadaan energi primer, khususnya gas, untuk mendukung operasional pembangkit listriknya. Permintaan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi yang stabil demi memenuhi kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat.
Direktur Legal dan Manajemen Human Resource PLN, Yusuf Didi Setiarto, menekankan perlunya prioritas alokasi sumber energi primer di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada energi dalam negeri. Dengan pasokan energi primer yang memadai, PLN dapat menjaga kontinuitas listrik serta mengurangi risiko gangguan yang berdampak pada masyarakat dan perekonomian.
PLN menilai dukungan pemerintah sangat penting, terutama terkait kebijakan yang memudahkan akses terhadap sumber energi primer. Selain itu, insentif bagi pengembangan energi terbarukan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi ketergantungan pada energi impor.
Selain fokus pada gas, PLN berkomitmen untuk terus mengembangkan energi terbarukan. Berbagai proyek, termasuk pembangkit listrik tenaga surya dan angin, direncanakan untuk mendukung transisi energi bersih dan menurunkan emisi karbon.
Dengan dukungan pemerintah dan pengembangan energi terbarukan, PLN optimis dapat memenuhi kebutuhan listrik nasional sekaligus mendukung visi swasembada energi. Kerjasama dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan ini.