PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui Kilang Cilacap tidak hanya berperan penting dalam mendukung kemandirian energi nasional, tetapi juga konsisten menghadirkan program-program sosial dan lingkungan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Salah satu bentuk nyata adalah hadirnya program Masyarakat Mandiri Kutawaru (MAMAKU), yang menjadi wadah pemberdayaan warga pesisir Cilacap.
Program MAMAKU berfokus pada peningkatan taraf hidup masyarakat dengan memberikan dukungan usaha, akses permodalan, hingga pelatihan keterampilan. Melalui program ini, banyak warga yang mampu mengembangkan usaha mandiri sehingga lebih berdaya secara ekonomi. Ketua Kelompok MAMAKU, Rato, menyampaikan terima kasih kepada Pertamina Group atas dukungan yang tidak hanya berupa bantuan material, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar mandiri.
Selain pemberdayaan ekonomi, KPI juga berkomitmen pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Program beasiswa, pelatihan, serta pemeriksaan kesehatan gratis rutin dilakukan untuk mendukung generasi muda dan keluarga di sekitar kilang. Di sisi lain, Pertamina aktif menjaga kelestarian lingkungan melalui penghijauan, pengelolaan limbah ramah lingkungan, dan berbagai kampanye hidup sehat.
Berbagai program ini terbukti memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar Kilang Cilacap. Peningkatan pendapatan keluarga, akses pendidikan yang lebih baik, serta kesadaran menjaga lingkungan menjadi dampak positif yang dirasakan masyarakat. Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan warga setempat.
Kehadiran Kilang Cilacap tidak hanya memberikan kontribusi strategis pada sektor energi, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial dan lingkungan. Dengan konsistensi menjalankan program pemberdayaan seperti MAMAKU, Pertamina membuktikan bahwa industri energi dapat berjalan beriringan dengan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.