Kamis, 5 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Nilai Ekonomi Mangrove Capai 885.000 Dolar AS per Hektar per Tahun, Konversi Jadi Tambak Hanya Untungkan Sesaat
Energi Terbarukan

Nilai Ekonomi Mangrove Capai 885.000 Dolar AS per Hektar per Tahun, Konversi Jadi Tambak Hanya Untungkan Sesaat

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 31 Agustus 2025 8:19 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Hutan mangrove memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menjadi benteng alami dari abrasi dan badai, ekosistem ini juga menjadi rumah bagi beragam spesies laut maupun darat. Sayangnya, nilai ekonomi mangrove kerap diabaikan, terutama ketika ada wacana untuk mengubahnya menjadi area tambak.

Berdasarkan data Bank Dunia serta hasil riset Assessing the Environmental and Socioeconomic Impacts of Mangrove Loss in Indonesia yang terbit Juli 2025, nilai ekonomi mangrove diperkirakan mencapai 885.000 dolar AS per hektar per tahun. Angka tersebut mencakup manfaat ekologis dan ekonomis, seperti kemampuan menyerap karbon, perlindungan kawasan pesisir, hingga menopang keanekaragaman hayati.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Virni Budi Arifianti, menegaskan bahwa konversi mangrove menjadi tambak udang hanya memberikan keuntungan jangka pendek, sedangkan kerugian ekologis dan ekonomis yang ditimbulkan sangat besar dalam jangka panjang. Hilangnya mangrove dapat mengurangi kemampuan alam dalam menyerap karbon serta meningkatkan kerentanan pesisir terhadap bencana alam.

Untuk mencegah kerugian lebih lanjut, pemerintah bersama para pemangku kepentingan perlu menyusun kebijakan yang mendukung perlindungan serta pengelolaan mangrove secara berkelanjutan. Upaya ini meliputi perlindungan area yang masih ada, rehabilitasi kawasan yang rusak, serta edukasi kepada masyarakat lokal mengenai manfaat jangka panjang dari pelestarian mangrove.

Konversi menjadi tambak seharusnya dipertimbangkan ulang karena lebih banyak mendatangkan kerugian dibandingkan manfaat. Dengan kebijakan yang tepat, mangrove dapat terus memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan kelestarian alam.

TAGGED:Kelestarian AlammangroveNilai Ekonomi
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Grup MIND ID Reklamasi Lebih dari 7.000 Hektar Lahan Bekas Tambang Hingga 2024
Next Article Circularity Tour Aqua Gandeng Maybank Marathon untuk Dorong Ekonomi Sirkular
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Rencana Pembangunan Pusat Energi di Exeter: Partisipasi Publik Diperlukan

Dewan Kota Exeter mengundang masyarakat untuk memberikan masukan terkait rencana pelepasan sekitar 1,8 hektar lahan…

By Redaksi InfoEnergi

Harga Batu Bara Meroket Akibat Pengaruh Signifikan China dalam Lonjakan Terkini

Harga batu bara kembali meroket, didorong oleh permintaan yang melonjak dari China. Dalam beberapa pekan…

By Redaksi InfoEnergi

Irak Jajaki Kerjasama dengan ExxonMobil untuk Gudang Minyak di Asia, Fokus ke Singapura

Irak tengah berunding dengan Exxon Mobil Corp. terkait pembangunan fasilitas penyimpanan minyak di Asia maupun…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

TPIA Resmi Akuisisi Jaringan SPBU Exxon di Singapura

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Harga Minyak Melonjak: Pemulihan dari Penurunan Tajam di Tengah Ketidakpastian Pasar

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Rio Tinto Pangkas Produksi Alumina di Yarwun: Tantangan Kapasitas Limbah

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

SPBU Vivo Serap 100.000 Barel BBM: Pertamina Kembali Jual Revvo 92

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?