Produksi minyak mentah Rusia pada bulan Agustus dilaporkan berada di bawah target OPEC+, menyusul penyesuaian terbaru dalam rencana kompensasi kelompok tersebut. Negara ini hanya memproduksi sekitar 9,175 juta barel per hari (bph), menurut sumber yang melihat data dan meminta namanya dirahasiakan karena informasi tersebut belum dipublikasikan.
Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran karena Rusia merupakan salah satu produsen utama minyak dunia. Faktor-faktor yang memengaruhi penurunan produksi termasuk tantangan teknis di lapangan dan pembatasan akses terhadap teknologi serta investasi akibat sanksi internasional.
Dampak dari produksi yang lebih rendah ini berpotensi memengaruhi keseimbangan pasar minyak global dan menimbulkan fluktuasi harga. OPEC+ terus memantau situasi untuk menyesuaikan strategi produksi, agar tetap menjaga stabilitas pasar energi.
Masa depan produksi minyak Rusia akan sangat bergantung pada langkah-langkah strategis pemerintah dan perusahaan minyaknya, termasuk peningkatan infrastruktur dan adopsi teknologi baru untuk memenuhi target produksi di masa mendatang.
