Rabu, 4 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Amman Mineral Hentikan Operasi Smelter Sejak Juli Akibat Force Majeure
Energi Terbarukan

Amman Mineral Hentikan Operasi Smelter Sejak Juli Akibat Force Majeure

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 29 Oktober 2025 9:07 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia, telah menghentikan operasi smelternya sejak Juli lalu. Penghentian ini disebabkan oleh kondisi force majeure yang mempengaruhi kelangsungan operasional perusahaan. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai alasan di balik penghentian operasi smelter, dampaknya terhadap industri pertambangan, dan langkah-langkah yang diambil oleh Amman Mineral untuk mengatasi situasi ini.

Force majeure adalah kondisi di luar kendali perusahaan yang dapat mengganggu operasional, seperti bencana alam, konflik, atau perubahan regulasi. Dalam kasus Amman Mineral, penghentian operasi smelter disebabkan oleh faktor-faktor eksternal yang tidak terduga, yang memaksa perusahaan untuk menghentikan sementara kegiatan produksi. Keputusan ini diambil untuk melindungi keselamatan pekerja dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Penghentian operasi smelter Amman Mineral memiliki dampak signifikan terhadap industri pertambangan di Indonesia. Sebagai salah satu produsen tembaga terbesar di negara ini, penghentian operasi smelter dapat mempengaruhi pasokan tembaga domestik dan internasional. Selain itu, penghentian ini juga dapat berdampak pada pendapatan perusahaan dan ekonomi lokal, mengingat peran penting smelter dalam rantai pasokan industri pertambangan.

Untuk mengatasi dampak penghentian operasi smelter, Amman Mineral telah mengambil sejumlah langkah strategis. Perusahaan berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dan pemangku kepentingan lainnya untuk menemukan solusi yang tepat. Selain itu, Amman Mineral juga berupaya untuk meminimalkan dampak finansial dan operasional dengan mengoptimalkan kegiatan lain yang masih berjalan.

Menghadapi kondisi force majeure bukanlah tugas yang mudah bagi perusahaan pertambangan. Tantangan utama meliputi penyesuaian operasional, manajemen risiko, dan komunikasi dengan pemangku kepentingan. Amman Mineral harus memastikan bahwa semua langkah yang diambil sesuai dengan regulasi dan standar industri, serta menjaga transparansi dalam komunikasi dengan karyawan, mitra bisnis, dan masyarakat.

Pemerintah dan regulator memiliki peran penting dalam mendukung industri pertambangan menghadapi kondisi force majeure. Melalui kebijakan yang fleksibel dan dukungan regulasi, pemerintah dapat membantu perusahaan mengatasi tantangan operasional dan memastikan kelangsungan bisnis. Selain itu, kerjasama antara pemerintah dan industri juga diperlukan untuk mengembangkan solusi jangka panjang yang dapat mengurangi risiko force majeure di masa depan.

Meskipun menghadapi tantangan akibat force majeure, Amman Mineral tetap optimis terhadap prospek masa depan operasinya. Dengan dukungan dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, perusahaan berharap dapat melanjutkan operasi smelter dalam waktu dekat. Keberhasilan ini akan menjadi langkah penting dalam mendukung pertumbuhan industri pertambangan di Indonesia dan memastikan pasokan tembaga yang stabil di pasar global.

Penghentian operasi smelter Amman Mineral akibat force majeure menyoroti tantangan yang dihadapi industri pertambangan dalam menjaga kelangsungan operasional. Dengan langkah-langkah strategis dan dukungan dari pemerintah, diharapkan perusahaan dapat mengatasi situasi ini dan melanjutkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Kerjasama yang erat antara semua pihak akan menjadi kunci dalam membangun industri pertambangan yang tangguh dan berkelanjutan.

TAGGED:Force Majeure
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Harga Minyak Diproyeksikan Turun Akibat Oversupply, Menurut IEA
Next Article AMMN Menunggu Persetujuan Bahlil untuk Lanjutkan Ekspor Konsentrat Tembaga
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Inovasi Penerbangan Ramah Lingkungan, Pelita Air Gunakan SAF dari Minyak Jelantah

PT Pertamina (Persero) resmi menggelar penerbangan perdana dengan bahan bakar sustainable aviation fuel (SAF) berbahan…

By Redaksi InfoEnergi

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Indonesia 2024-2034: Langkah Menuju Energi Terbarukan

Jakarta. Indonesia semakin mendekati tahap akhir dalam penyusunan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk…

By Redaksi InfoEnergi

Dari Surabaya Famos Eco Wood Hadirkan Estetika Inovasi dan Energi Masa Depan di Panggung Global

Kisah Famos Eco Wood dari Surabaya Famos Eco Wood, sebuah entitas bisnis yang berakar di…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Alokasi Anggaran Kementerian ESDM 2026: Fokus pada Listrik Desa dan Program Strategis

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Penambahan Kuota LPG 3 Kg: Bahlil Ungkap Restu dari Prabowo

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Pertamina Menunggu Arahan ESDM Terkait Kuota LPG 3 Kg untuk Koperasi Desa

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Strategi PIS Atasi Krisis Energi di Sumatra Pascabanjir

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?