Rabu, 4 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Peluang Kerjasama China dan Rusia di Blok Tuna: Menggantikan Harbour Energy
Energi Terbarukan

Peluang Kerjasama China dan Rusia di Blok Tuna: Menggantikan Harbour Energy

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 6 November 2025 1:40 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas) melihat peluang besar bagi perusahaan asal China untuk menggantikan Harbour Energy dalam kemitraan dengan perusahaan migas Rusia, Zarubezhneft, dalam pengembangan Blok Tuna. Ketua Komite Investasi Aspermigas, Moshe Rizal, menyatakan bahwa peluang ini terbuka lebar seiring dengan langkah China yang mulai menghentikan impor minyak mentah dari Rusia di tengah sanksi Barat terhadap sektor energi Moskwa.

Moshe Rizal menilai bahwa China akan mencari alternatif lain untuk mengamankan pasokan energi dalam negerinya, termasuk berinvestasi di sejumlah lapangan gas potensial. Menurutnya, kemitraan dengan Rusia di Blok Tuna akan menjadi langkah yang tepat bagi China. “Itu bisa sebagai hambatan, tetapi juga bisa sebagai opportunity. Kilang-kilang dari China sudah mulai mengalihkan pembelian impor komoditasnya. Itu bisa jadi peluang, siapa tahu investor China memang untuk mengamankan suplai mereka, mereka bisa invest juga di Blok Tuna,” ujar Moshe saat dihubungi, Rabu (5/11/2025).

Meskipun akan bermitra dengan Rusia, Moshe menilai bahwa China bisa saja terhindar dari ancaman sanksi Uni Eropa (UE) atau Amerika Serikat (AS) karena investasi tersebut dilakukan di Indonesia, negara nonblok yang tidak memihak manapun. Moshe juga mendorong pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas dalam menghadapi ancaman sanksi dari negara Barat terhadap pihak-pihak yang masih bekerja sama dengan perusahaan migas Rusia.

Moshe mengakui bahwa sanksi yang dikenakan terhadap Rusia akan membatasi gerak Zarubezhneft, terutama dalam mendapatkan peralatan yang dibutuhkan untuk menggarap lapangan gas tersebut. Jalur logistik dari Rusia berpotensi terhambat. Namun, Moshe optimistis bahwa masih banyak negara yang bersedia membiayai perusahaan Rusia meskipun ada ancaman sanksi. Hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia juga diharapkan dapat mempermudah Zarubezhneft dalam memperoleh pendanaan.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan bahwa proses divestasi operator Blok Tuna, yang terletak di lepas pantai Natuna utara, mendekati akhir. Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Rikky Rahmat Firdaus, menyatakan bahwa Harbour Energy akan hengkang dari blok kaya gas tersebut, dan posisi operator akan diambil alih oleh Zarubezhneft.

Proyek Blok Tuna, yang berdekatan dengan Vietnam, telah mendapatkan persetujuan rencana pengembangan atau plan of development (PoD) sejak Desember 2022. Ladang gas ini dikerjakan oleh konsorsium Zarubezhneft melalui anak usahanya, Zarubezhneft Asia Limited (ZAL), bersama dengan entitas Harbour Energy di Indonesia, Premier Oil Tuna B.V. Keduanya masing-masing memegang 50% hak partisipasi atau participating interest (PI), dengan Premier Oil sebagai operator blok.

Namun, konsorsium ini belum menandatangani keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) hingga saat ini, terutama karena sanksi yang dikenakan kepada Zarubezhneft akibat invasi Rusia ke Ukraina sejak 2022. Konsorsium terus mencari cara untuk mengatasi sanksi pada pembiayaan, dan opsi farm out atau penjualan hak partisipasi salah satu mitra menjadi pilihan yang diambil.

Blok Tuna diperkirakan memiliki potensi gas sekitar 100—150 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Investasi pengembangan lapangan hingga tahap operasional ditaksir mencapai US$3,07 miliar.

Di sisi lain, sejumlah kilang minyak China menghentikan pembelian minyak mentah asal Rusia setelah AS dan sekutunya menjatuhkan sanksi terhadap produsen utama Moskwa dan beberapa pelanggannya. Perusahaan milik negara seperti Sinopec dan PetroChina Co memilih menunggu perkembangan, bahkan membatalkan sebagian pengiriman minyak dari Rusia menyusul sanksi AS terhadap Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC bulan lalu. Kilang swasta berskala kecil, dikenal sebagai teapots, juga menahan diri karena khawatir terkena hukuman serupa seperti yang dialami Shandong Yulong Petrochemical Co, yang baru-baru ini masuk daftar hitam Inggris dan Uni Eropa.

Peluang kerjasama antara China dan Rusia di Blok Tuna membuka babak baru dalam pengembangan sektor energi di Indonesia. Meskipun menghadapi tantangan sanksi dan operasional, potensi besar yang dimiliki Blok Tuna dapat menjadi daya tarik bagi investor internasional. Dukungan dari pemerintah Indonesia dan kerjasama yang solid antara pihak-pihak terkait akan menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

TAGGED:Rusia
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III-2025: Tantangan dan Peluang
Next Article Kementerian ESDM Kembalikan 9 Izin Usaha Pertambangan: Langkah Tegas untuk Kepatuhan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Kelangkaan LPG 3 Kg: Harga Jual Melebihi HET di Berbagai Daerah

Beberapa daerah di Indonesia melaporkan kelangkaan LPG 3 kg, yang menyebabkan harga jual di pasaran…

By Redaksi InfoEnergi

Kode BK Batu Bara Segera Terbit: Dampak dan Harapan bagi Industri Pertambangan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia tengah bersiap untuk menerbitkan Kode BK (Batasan…

By Redaksi InfoEnergi

PHE ONWJ Berhasil Perbarui Pipa di Jalur UYA, UA, dan ESA Epro

PHE ONWJ: Pelopor dalam Pembaruan Infrastruktur Energi PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Pemkab Mitra Berkomitmen Kelola Sampah untuk Energi Terbarukan

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Gubernur Riau Abdul Wahid Ditangkap KPK: Implikasi dan Kontroversi

By Redaksi InfoEnergi
Transformasi Energi

Dari Surabaya Famos Eco Wood Hadirkan Estetika Inovasi dan Energi Masa Depan di Panggung Global

By Redaksi InfoEnergi
Transformasi Energi

Kemendag Dorong Percepatan Transisi Energi dan Ekonomi Hijau di Situasi Global yang Tidak Menentu

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?