Rabu, 4 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Shell dan Kufpec Lakukan Joint Study untuk Pengembangan Blok Gas di Indonesia
Energi Terbarukan

Shell dan Kufpec Lakukan Joint Study untuk Pengembangan Blok Gas di Indonesia

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 13 November 2025 7:33 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan bahwa perusahaan migas asal Inggris, Shell Plc., telah memulai joint study dengan Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (Kufpec) untuk mengembangkan blok gas di Indonesia. Kerjasama ini dilakukan dengan pembagian saham 50:50 antara kedua perusahaan tersebut. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan bahwa proposal terkait joint study ini telah diajukan ke Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas).

Djoko Siswanto menjelaskan bahwa saat ini Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengevaluasi wilayah kerja (WK) migas yang diminati oleh Shell untuk eksplorasi lebih lanjut. Sementara itu, Dirjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengonfirmasi bahwa Shell baru memasuki tahap awal joint study. Menurut Laode, pada tahap ini, setiap pihak yang berminat diperbolehkan untuk bergabung dalam proyek tersebut.

Laode Sulaeman tidak menampik bahwa Shell menunjukkan minat untuk menggarap lima WK yang ada di Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa joint study ini masih dalam tahap usulan dan belum mendapatkan persetujuan resmi. Sebelumnya, SKK Migas menyatakan bahwa kepastian WK migas yang diminati Shell akan diumumkan pada November 2025, setelah pertemuan lanjutan dengan Shell.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Heru Setyadi, menyebutkan bahwa tim teknis Shell saat ini masih mengevaluasi sejumlah WK migas potensial di Indonesia. Namun, Heru enggan mengungkapkan WK mana saja yang sedang dipertimbangkan oleh Shell. Hasil evaluasi ini akan diumumkan setelah pertemuan lanjutan antara SKK Migas dan Shell pada bulan depan. “Bulan November SKK Migas berencana melakukan engagement lanjutan dari pertemuan sebelumnya,” ujar Heru kepada Bloomberg Technoz.

Di sisi lain, Kufpec disebut akan mendorong monetisasi awal cadangan minyak di Blok Natuna D-Alpha sebelum mengembangkan cadangan gas yang melimpah di kawasan tersebut. Rencana ini bertujuan untuk menjaga arus kas konsorsium di tengah risiko tinggi monetisasi cadangan gas di blok tersebut. Berdasarkan data Kementerian ESDM, Lapangan Natuna D-Alpha memiliki potensi kandungan gas mencapai 222 triliun kaki kubik (TCF), meskipun kandungan karbondioksida (CO2) yang tinggi mencapai 71% dapat membatasi eksploitasi gas hingga sekitar 46 TCF.

Sebagai catatan, Shell pernah terlibat dalam industri hulu migas Indonesia sebagai pemegang hak partisipasi di proyek Abadi Masela, sebuah ladang gas alam cair (LNG) raksasa di wilayah Tanimbar, Maluku. Di Blok Masela, Shell bersama Inpex Corporation sebelumnya sepakat untuk membangun fasilitas LNG dengan kapasitas tahunan sebesar 9,5 juta ton dalam kontrak senilai sekitar US$20 miliar. Namun, pada tahun 2020, Shell memutuskan untuk keluar dari proyek tersebut dengan menjual 35% hak partisipasinya seharga US$2 miliar, yang menyebabkan ketidakpastian dalam pengembangan Lapangan Abadi.

Dengan berbagai langkah strategis yang diambil oleh Shell dan Kufpec, perkembangan eksplorasi migas di Indonesia diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri energi nasional. Keputusan dan hasil evaluasi yang akan diumumkan pada bulan November mendatang akan menjadi penentu arah pengembangan blok gas di Tanah Air.

TAGGED:Shell
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Alokasi Anggaran Kementerian ESDM 2026: Fokus pada Listrik Desa dan Program Strategis
Next Article Pertamina Siap Gantikan Harbour Energy di Blok Tuna Bersama Zarubezhneft
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Penggunaan Energi Fosil Meningkat Menurut Penilaian RUPTL Terbaru

Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan Implikasinya Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang…

By Redaksi InfoEnergi

Dilema Indonesia dalam Pengembangan Energi Baru Terbarukan Pasca Keluar AS dari Paris Agreement

INFOENERGI.ID - Keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari Paris Agreement telah menimbulkan berbagai reaksi…

By Redaksi InfoEnergi

PLN dan BPN Manggarai Amankan Sertifikat Energi Bersih untuk PLTP Ulumbu

INFOENERGI.ID = PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Srikandi Unit…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

RKAB 2026 Tertunda: Penambang Batu Bara Tahan Investasi di Awal Tahun

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Revolusi Petani: Kebangkitan Sektor Pertanian di Era Presiden Prabowo

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Kilang Minyak Rusia Terus Diserang: Kapasitas Ekspor Menurun Drastis

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Kemandirian BLUD di SMK Aceh: Tantangan dan Harapan

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?