PT Pertamina Patra Niaga (PPN) saat ini tengah memproses pengadaan bahan bakar dasar atau base fuel lanjutan yang dipesan oleh operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) BP-AKR. Namun, hingga kini Pertamina belum dapat memastikan kapan kargo base fuel tersebut akan tiba di Indonesia. BP-AKR sendiri telah menargetkan agar BBM di jaringan SPBU-nya kembali terisi pada akhir pekan ini.
Roberth, perwakilan dari Pertamina, menyatakan bahwa jika APR mengonfirmasi pemesanan kedua, maka proses dengan PPN akan dilanjutkan. “Pesanan pertama sudah dipenuhi,” ujarnya saat dimintai konfirmasi pada Selasa (18/11/2025). Roberth juga menegaskan bahwa Pertamina siap untuk kembali memasok base fuel ke BP-AKR jika operator SPBU swasta tersebut sudah menyampaikan pesanannya. “Prinsipnya, berapa pun kargo yang dibutuhkan, kami siap melayani,” tambahnya.
Presiden Direktur BP-AKR, Vanda Laura, menargetkan bahwa stok BBM RON 92 akan kembali terisi pada akhir pekan ini. Vanda menjelaskan bahwa perusahaannya tengah melakukan pengadaan kargo BBM dasar atau base fuel tahap lanjut dengan PT Pertamina Patra Niaga. Rencananya, kargo dengan volume sekitar 100.000 barel tersebut akan tiba pada akhir pekan ini. “Kargo kedua sedang dalam proses pengapalan. Kami berupaya agar produk kembali tersedia akhir pekan ini,” kata Vanda saat dihubungi Bloomberg Technoz, Senin (17/11/2025).
Menurut laman resmi BP-AKR, mayoritas SPBU perseroan telah mengalami kehabisan stok BBM jenis bensin. Dari 51 SPBU di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, hanya tersisa 9 SPBU yang masih menyimpan stok BBM RON 92. Di Jakarta, hanya 3 jaringan SPBU yang masih menyediakan BP 92. Sementara itu, di Bogor terdapat 1 SPBU yang menjual BBM RON 92, dan di Tangerang terdapat 2 SPBU. Di Bekasi, terdapat 3 SPBU yang masih menjual BP 92, namun stok BBM RON 92 telah habis di wilayah Depok.
Vanda memastikan bahwa impor BBM dasar yang dibeli dari Pertamina akan sesuai dengan spesifikasi BP-AKR, sebagaimana pasokan yang didatangkan pada kargo pertama. “Kami mengimpor base fuel atau BBM murni sesuai dengan spesifikasi dari BP-AKR,” tegasnya. Namun, Vanda belum dapat mengungkapkan rencana pembelian BBM ketiga dari Pertamina Patra Niaga. “Untuk kargo berikutnya, ditunggu saja updatenya,” tuturnya.
Proses pengadaan base fuel oleh Pertamina Patra Niaga untuk BP-AKR masih berlangsung, dengan tantangan dalam memastikan kedatangan kargo tepat waktu. Sementara itu, BP-AKR berupaya untuk mengisi kembali stok BBM RON 92 di jaringan SPBU-nya. Dengan komitmen Pertamina untuk memenuhi kebutuhan base fuel, diharapkan pasokan BBM dapat kembali stabil dalam waktu dekat.
