
PT PLN (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersinergi dalam mewujudkan pemerataan akses energi melalui program penyambungan listrik gratis bagi 750 keluarga kurang mampu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di seluruh pelosok tanah air, khususnya bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri karena keterbatasan ekonomi. Melalui dukungan anggaran negara, masyarakat penerima manfaat kini dapat menikmati layanan listrik secara resmi tanpa dibebani biaya penyambungan awal.
Program bantuan ini mencakup instalasi listrik di dalam rumah, pemasangan alat pembatas dan pengukur (APP) atau meteran listrik, hingga pemberian sertifikat laik operasi (SLO) untuk memastikan aspek keamanan penggunaan energi. Selain memberikan kemudahan akses, kehadiran listrik ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, mulai dari mendukung aktivitas belajar anak-anak di malam hari hingga membuka peluang usaha mikro berbasis rumah tangga. Sinergi antara penyedia layanan energi dan regulator ini menjadi kunci dalam memastikan keadilan sosial bagi seluruh warga negara untuk mendapatkan hak dasar berupa energi listrik.
Pemerintah menegaskan bahwa program ini akan terus dipantau pelaksanaannya agar tepat sasaran dan menjangkau wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Keberhasilan penyaluran listrik bagi ratusan keluarga ini juga diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih produktif di masa mendatang. Dengan dukungan infrastruktur ketenagalistrikan yang semakin merata, kemandirian ekonomi di tingkat desa dapat tumbuh lebih cepat seiring dengan ketersediaan energi yang stabil dan terjangkau.
Penyaluran bantuan listrik gratis bagi 750 keluarga ini membuktikan komitmen kuat pemerintah dan PLN dalam mengentaskan kemiskinan energi serta memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur energi nasional.
