PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) telah resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pabrik tepung terigu Bogasari Jakarta. Ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memanfaatkan sumber energi baru terbarukan. Pabrik Bogasari Jakarta menjadi fasilitas kedua yang mengimplementasikan PLTS setelah pabrik di Cibitung, Bekasi, yang telah beroperasi sejak 2022.
Manajemen Indofood menjelaskan bahwa penerapan PLTS ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan konsep industri hijau secara berkelanjutan. Selain itu, penggunaan PLTS diharapkan dapat menekan pemanasan global dan mengurangi biaya listrik di divisi Bogasari. Dengan kapasitas terpasang mencapai 1.88 megawatt-peak (MWp), PLTS di pabrik Bogasari Jakarta mampu menghemat energi hingga 1,92 juta KWh per tahun.
Vice President Engineering and Technology Bogasari, Andry Wiryanto, mengungkapkan bahwa pabrik Bogasari Jakarta berencana menambah kapasitas PLTS hingga total 4 MWp. Ide pemasangan dan pengelolaan PLTS ini pertama kali digagas pada 2022, dengan perencanaan dan penguatan struktur atap dilakukan bertahap pada 2024, dan pemasangan panel surya dimulai pada 2025.
Penggunaan PLTS di pabrik Bogasari Jakarta diprediksi dapat mengurangi emisi hingga 1.350 ton CO2-e per tahun, setara dengan menanam 22.346 pohon setiap tahunnya. Selain PLTS, Indofood melalui divisi Bogasari juga berkomitmen menjaga keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi sampah kemasan melalui pemakaian berulang.
Bogasari juga mengoperasikan sistem sea water reverse osmosis (SWRO) yang mengubah air laut menjadi air tawar, dengan kapasitas 1.000 meter kubik per hari di Jakarta dan 750 meter kubik per hari di Surabaya. Ke depan, Bogasari berencana meningkatkan penggunaan energi bersih dengan pembelian Renewable Energy Certificate (REC).
Grup Bogasari telah menetapkan standar baru dalam industri tepung terigu di Indonesia melalui pabrik di Cibitung, yang menerapkan sistem solar PV komprehensif sebesar 1 MWp. Hingga akhir 2024, proyek ini telah menghasilkan lebih dari 3.000.000 kWh listrik dan mengurangi emisi Scope 2 lebih dari 2.300 ton CO2-e.
Melanjutkan keberhasilan di Cibitung, Bogasari sedang mengembangkan sistem solar PV yang lebih besar hingga 1,9 MWp di fasilitas Jakarta, yang diperkirakan akan mulai beroperasi pada 2025. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka jalan bagi adopsi energi terbarukan yang lebih luas di seluruh pabrik penggilingan tepung terigu.
Indofood berfokus pada peningkatan efisiensi energi di seluruh kegiatan operasionalnya, khususnya dengan mengoptimalkan sistem uap pada boiler. Energi termal merupakan bagian signifikan dari konsumsi energi, sehingga perusahaan menerapkan pengendalian oksigen yang ketat dalam proses pembakaran dan daur ulang kondensat uap, yang menghasilkan pengurangan signifikan dalam penggunaan energi dan air.
Dengan berbagai inisiatif ini, Indofood menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan efisiensi energi. Penerapan PLTS di pabrik Bogasari Jakarta merupakan langkah penting dalam perjalanan perusahaan menuju industri hijau yang lebih berkelanjutan.
