Selasa, 30 Jun 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Raksasa Migas Eropa Memusatkan Perhatian pada Minyak dan Gas di Tengah Ketidakpastian Global
MigasWorld

Raksasa Migas Eropa Memusatkan Perhatian pada Minyak dan Gas di Tengah Ketidakpastian Global

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 29 Desember 2024 6:05 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Para raksasa minyak dan gas Eropa memutuskan untuk menggandakan investasi mereka di sektor minyak dan gas pada tahun 2024, dengan tujuan meraih keuntungan jangka pendek. Langkah ini mengakibatkan perlambatan dalam komitmen investasi terkait iklim yang sebelumnya direncanakan untuk dipertahankan hingga 2025.

Menurut laporan dari Reuters pada Jumat (27/12/2024), penurunan investasi ini terjadi setelah banyak pemerintah di seluruh dunia memperlambat penerapan kebijakan energi bersih. Hal ini disebabkan oleh lonjakan biaya energi yang terjadi setelah invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.

Perusahaan-perusahaan energi besar Eropa yang sebelumnya berinvestasi besar dalam transisi energi bersih kini melihat kinerja saham mereka tertinggal dibandingkan dengan pesaing dari Amerika Serikat, seperti Exxon dan Chevron, yang tetap fokus pada minyak dan gas. Dalam konteks ini, perusahaan seperti BP dan Shell telah memperlambat rencana mereka untuk menginvestasikan miliaran dolar dalam proyek pembangkit listrik tenaga angin dan surya, dan mengalihkan dana tersebut ke proyek minyak dan gas yang menawarkan margin lebih tinggi.

BP, yang sebelumnya menargetkan pertumbuhan 20 kali lipat dalam energi terbarukan menjadi 50 gigawatt dalam dekade ini, mengumumkan pada Desember bahwa mereka akan melepaskan hampir semua proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantainya kepada perusahaan patungan dengan JERA, perusahaan pembangkit listrik Jepang.

Shell, yang pernah berkomitmen untuk menjadi perusahaan listrik terbesar di dunia, kini sebagian besar menghentikan investasi di proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai baru, keluar dari pasar listrik di Eropa dan China, serta melemahkan target pengurangan karbon. Equinor juga memperlambat investasinya dalam energi terbarukan.

Rohan Bowater, analis dari Accela Research, menyatakan bahwa gangguan geopolitik seperti invasi ke Ukraina telah melemahkan insentif CEO untuk memprioritaskan transisi rendah karbon di tengah harga minyak yang tinggi dan ekspektasi investor yang terus berubah. Bowater menambahkan bahwa BP, Shell, dan Equinor mengurangi pengeluaran untuk investasi proyek rendah karbon sebesar 8% pada 2024.

Shell menyatakan kepada Reuters bahwa mereka tetap berkomitmen untuk mencapai target emisi nol bersih pada 2050 dan terus berinvestasi dalam transisi energi. Equinor, dalam tanggapannya, menyebutkan bahwa proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai menghadapi tantangan dalam beberapa tahun terakhir akibat inflasi, kenaikan biaya, dan kemacetan rantai pasokan. Perusahaan milik pemerintah Norwegia ini menegaskan akan tetap selektif dan disiplin dalam pendekatan mereka terhadap proyek transisi energi.

Penurunan investasi energi bersih oleh perusahaan minyak ini menjadi berita buruk bagi upaya mitigasi perubahan iklim. Emisi karbon diperkirakan akan mencapai level tertinggi baru pada 2024, yang diprediksi menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat.

Tahun 2025 diperkirakan akan menjadi tahun yang penuh gejolak bagi sektor energi senilai US$3 triliun, terutama dengan kembalinya Donald Trump, yang skeptis terhadap upaya mitigasi perubahan iklim, ke Gedung Putih. Di sisi lain, China, sebagai importir minyak mentah terbesar di dunia, berusaha menghidupkan kembali ekonominya yang goyah, yang berpotensi meningkatkan permintaan minyak.

Eropa juga menghadapi ketidakpastian yang berkelanjutan akibat perang di Ukraina dan kekacauan politik di Jerman dan Prancis. Semua ketegangan ini terungkap dalam konferensi iklim tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Baku, Azerbaijan, pada November 2024, ketika presiden negara tuan rumah, Ilham Aliyev, memuji minyak dan gas sebagai anugerah Tuhan.

KTT tersebut menghasilkan kesepakatan pendanaan iklim global, namun mengecewakan para pendukung iklim yang berharap bahwa pemerintah akan bersatu untuk menghentikan penggunaan minyak, gas, dan batu bara. Perusahaan-perusahaan energi akan mengamati apakah Trump akan menindaklanjuti janji-janji untuk mencabut kebijakan energi hijau Presiden AS Joe Biden, yang telah memacu investasi energi terbarukan di seluruh Amerika Serikat.

Trump telah bersumpah untuk mengeluarkan Amerika Serikat dari upaya iklim global dan telah menunjuk eksekutif perminyakan yang skeptis terhadap iklim, Chris Wright, sebagai menteri energinya. Dengan situasi ini, masa depan transisi energi bersih tampak semakin menantang di tengah dinamika politik dan ekonomi global yang terus berubah.

TAGGED:Eropa
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Penguatan Budaya Keselamatan di Industri Migas: Langkah Strategis Kementerian ESDM
Next Article Pembatalan Lelang Blok Mineral Kritis di India: Tantangan dan Strategi Masa Depan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Harga Batu Bara Melonjak Akibat Permintaan Tinggi dari India

India, sebagai salah satu konsumen batu bara terbesar di dunia, baru-baru ini meningkatkan permintaan terhadap…

By Redaksi InfoEnergi

PLTN Solusi Efisiensi Energi dan Dukungan BRIN untuk Kendaraan Listrik

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru-baru ini mengemukakan data yang menyoroti keunggulan Pembangkit Listrik…

By Redaksi InfoEnergi

Pajak Ekspor Batu Bara Jadi Solusi Investasi Transisi Energi di Indonesia

Indonesia, sebagai salah satu raksasa produsen batu bara di jagat raya, dihadapkan pada tantangan kolosal…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Dampak Relokasi Impor Migas: Wacana Publik oleh DEM Indonesia

By Redaksi InfoEnergi
Energi TerbarukanWorld

Strategi Energi Bersih Perdana untuk Komunitas Adat di Australia: Menuju Masa Depan yang Berkelanjutan

By Redaksi InfoEnergi
Energi TerbarukanWorld

Pinjaman Hijau EIB untuk Energi Terbarukan di Eropa: Langkah Besar Menuju Masa Depan Berkelanjutan

By Redaksi InfoEnergi
MigasWorld

Trump Ancam Tarif 25% untuk Negara Pembeli Minyak Venezuela

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?