PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Rumah Pangan Hidup (RPH). Terbaru, BCA mengembangkan program ini di kawasan Wirawisata Goa Pindul, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada Jumat (1/8/2025). Program ini menjadi bagian dari inisiatif Desa Bakti BCA yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa.
Konsep Rumah Pangan Hidup menggabungkan praktik pertanian berkelanjutan dengan pengembangan potensi wisata desa. Masyarakat diajak menanam berbagai jenis tanaman pangan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan harian maupun dijual kepada wisatawan. Dengan cara ini, desa dapat menjadi pusat wisata sekaligus produsen pangan yang mandiri.
Selain di Goa Pindul, Bakti BCA juga telah menerapkan program RPH di tiga desa binaannya: Kampung Adat Nagari Sijunjung (Sumatera Barat), Desa Wisata Limbongan (Bangka Belitung), dan Desa Wisata Hijau Bilebante (Nusa Tenggara Barat). Setiap lokasi mendapatkan pendampingan intensif sesuai dengan potensi lokal masing-masing.
Melalui program ini, warga mendapatkan pelatihan tentang teknik pertanian berkelanjutan, pengelolaan usaha, dan strategi pemasaran produk. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru yang berdampak pada perekonomian desa.
Program RPH juga memberikan manfaat lingkungan dengan mendorong pengurangan penggunaan bahan kimia berbahaya serta menjaga keseimbangan ekosistem lokal. Hal ini sejalan dengan visi BCA untuk menciptakan desa wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
BCA berharap Rumah Pangan Hidup dapat menjadi model pengembangan desa wisata yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia. Melalui sinergi antara pertanian, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
