Sabtu, 30 Agu 2025
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Pertamina Percepat Produksi SAF untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Dukung Transisi Energi Bersih
Migas

Pertamina Percepat Produksi SAF untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Dukung Transisi Energi Bersih

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 15 Agustus 2025 12:10 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan energi hijau guna mendukung ketahanan energi nasional. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah percepatan produksi Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF), bahan bakar ramah lingkungan untuk sektor penerbangan. SAF diharapkan menjadi solusi dalam percepatan transisi menuju energi bersih, pengurangan emisi karbon, serta pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) pemerintah pada 2060.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menyampaikan bahwa perseroan telah berhasil mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi bahan baku SAF. Teknologi ini memungkinkan proses produksi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan avtur konvensional, sekaligus memanfaatkan limbah menjadi sumber energi bernilai tinggi.

Pertamina mengandalkan teknologi mutakhir serta investasi riset dan pengembangan untuk memastikan produksi SAF berjalan efisien dan berkelanjutan. Pemerintah pun memberikan dukungan penuh melalui kebijakan yang mendorong penggunaan bahan bakar berkelanjutan di sektor penerbangan. Kerja sama internasional juga dijalin untuk memperluas kapasitas produksi dan mempercepat adopsi SAF di pasar global.

Meski prospeknya menjanjikan, produksi SAF menghadapi tantangan berupa biaya yang masih relatif tinggi dibandingkan avtur biasa. Namun, peningkatan permintaan, dukungan kebijakan, dan inovasi teknologi diharapkan mampu menekan biaya tersebut. Selain pasar domestik, Pertamina juga melihat peluang besar untuk mengembangkan distribusi SAF di kawasan Asia Tenggara dan pasar internasional lainnya.

Percepatan produksi SAF tidak hanya mendukung pengurangan emisi karbon di sektor penerbangan, tetapi juga memperkuat posisi Pertamina sebagai pelopor transisi energi hijau di Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah, industri, dan mitra global, Pertamina optimistis dapat mewujudkan masa depan penerbangan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.


TAGGED:Net Zero EmissionsPertaminaSustainable Aviation Fuel
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Tambang Emas Ilegal Rusak Hutan Produksi Terbatas di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah
Next Article PLN Luncurkan SPKLU Center Berkapasitas Besar Mulai Agustus 2025
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Kecerdasan Buatan dan Keamanan Siber: Pilar Utama dalam Bisnis Teknologi

Kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber kini menjadi pilar utama dalam ekosistem bisnis teknologi, sebagaimana…

By Redaksi InfoEnergi

Prediksi Lonjakan Permintaan Listrik di Jawa: Faktor dan Implikasinya

Kenaikan Permintaan Listrik di Pulau Jawa Pulau Jawa diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan listrik yang…

By Redaksi InfoEnergi

Peningkatan Penjualan Kendaraan Listrik dan Hibrida di Amerika Serikat pada Kuartal Kedua 2024

Dari 26 Desember hingga 3 Januari, Today in Energy menampilkan beberapa artikel favorit dari tahun…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Krisis Pasokan Gas: Tantangan Baru bagi Industri di Indonesia

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) Diperpanjang dengan Penyesuaian Harga

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Pertamina Uji Coba Produksi Avtur dari Minyak Jelantah, Dorongan Nyata Energi Bersih

By Redaksi InfoEnergi
Migas

BPH Migas dan Pemprov Bengkulu Tingkatkan Sinergi untuk Distribusi BBM yang Lancar

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?