Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk mempercepat pengadaan listrik di 5.700 desa dan 4.000 dusun. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur energi, khususnya di daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan listrik.
Presiden menekankan bahwa percepatan pengadaan listrik di desa dan dusun terpencil sangat penting. Akses listrik yang merata diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membuka peluang ekonomi, mendukung pendidikan, serta meningkatkan layanan kesehatan.
Dalam implementasinya, Presiden menegaskan perlunya sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PLN, serta pihak swasta. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur listrik sehingga seluruh masyarakat di wilayah terpencil dapat segera menikmati manfaatnya.
Dengan akses listrik yang lebih luas, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Perintah Presiden Prabowo untuk mempercepat pengadaan listrik di ribuan desa dan dusun menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemerataan pembangunan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan kerja sama lintas lembaga, tantangan dalam pengadaan listrik di daerah terpencil diharapkan dapat segera teratasi.