PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages atau PepsiCo Indonesia mengambil langkah inovatif dalam mengelola sampah kemasan makanan ringannya sendiri. Perusahaan mendaur ulang kemasan tersebut menjadi berbagai produk kreatif seperti hiasan berbentuk wayang, papan mini, dan vas bunga. Direktur Government Affairs and Corporate Communications PepsiCo Indonesia, Gabrielle Angriani Johny, menyatakan inisiatif ini sejalan dengan kebijakan extended producer responsibility (EPR) yang diterapkan pemerintah untuk mendorong tanggung jawab produsen terhadap lingkungan.
Program daur ulang ini melibatkan seniman lokal dan komunitas sekitar untuk mengolah sampah menjadi karya bernilai estetika. Selain hiasan, PepsiCo juga menghasilkan souvenir dari bahan daur ulang yang biasanya dianggap limbah. Produk-produk ini digunakan dalam berbagai kegiatan perusahaan maupun dibagikan kepada masyarakat sebagai contoh nyata bagaimana sampah dapat menjadi barang berguna.
PepsiCo Indonesia menjalin kemitraan dengan komunitas lokal agar program daur ulang dapat berjalan efektif. Selain mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, inisiatif ini juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat dengan membuka peluang kerja dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang.
Melalui inovasi ini, PepsiCo Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan mengubah limbah kemasan menjadi karya seni dan souvenir, perusahaan membuktikan bahwa bisnis besar dapat berperan aktif dalam menjaga bumi. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk menerapkan praktik serupa.