Rabu, 11 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Emisi > Krisis Iklim di Pakistan, Banjir Bandang Menjadi Ancaman Rutin bagi Petani
Emisi

Krisis Iklim di Pakistan, Banjir Bandang Menjadi Ancaman Rutin bagi Petani

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 1 September 2025 1:34 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Krisis iklim semakin memperburuk kondisi di Pakistan Utara, di mana banjir bandang yang melanda pada Agustus 2025 menewaskan ratusan orang serta menghancurkan rumah, infrastruktur, dan mata pencaharian lebih luas dibanding banjir bandang pada 2022. Pakistan tercatat sebagai salah satu dari sepuluh negara paling rentan terhadap perubahan iklim, meskipun kontribusinya terhadap emisi global kurang dari 1 persen.

Menurut Rafi-ul-Haq, seorang ahli ekologi dari Karachi, banjir kini telah menjadi fenomena rutin setiap musim hujan. Intensitas dan frekuensi yang meningkat membuat masyarakat setempat harus menghadapi ancaman yang kian serius setiap tahunnya. Banjir bukan hanya merusak rumah dan fasilitas umum, tetapi juga menghancurkan lahan pertanian, yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di wilayah tersebut.

Para petani di Pakistan menghadapi ketidakpastian yang luar biasa. Pola cuaca yang tidak menentu membuat mereka sulit merencanakan musim tanam, sementara kekurangan atau kelebihan air mengancam produktivitas pertanian. Banyak dari mereka mengalami gagal panen dan kerugian besar akibat bencana ini. Adaptasi menjadi satu-satunya pilihan, meski tidak ada jaminan hasil yang pasti.

Upaya mitigasi dan adaptasi telah dilakukan oleh pemerintah Pakistan dan sejumlah organisasi internasional. Pembangunan infrastruktur tahan bencana, pengembangan teknologi pertanian yang lebih efisien, dan program pendidikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mulai digalakkan. Namun, tantangan yang dihadapi masih sangat besar, dan keberhasilan bergantung pada kerja sama lintas sektor.

Krisis iklim di Pakistan menjadi peringatan bagi dunia mengenai dampak nyata perubahan iklim. Banjir bandang yang kini dianggap “normal baru” menegaskan urgensi tindakan global yang konkret. Bagi para petani, masa depan mereka sangat tergantung pada kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan di tengah kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.


TAGGED:Banjir BandangEmisi GlobalPakistan
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pertamina EP Gelar Mini Olympic 2025, Herman Deru Dorong Semangat Karyawan
Next Article PLN dan Dompet Dhuafa Tingkatkan Literasi Digital Anak Muda di Sinjai Lewat Program Desa Berdaya
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Sektor Minerba Capai Rp120 Triliun: Optimisme Melebihi Target

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari…

By Redaksi InfoEnergi

Energi Surya Pertamina: Mendorong Pemberdayaan Eks Penyintas ODGJ di Bandung

Pertamina, perusahaan energi terkemuka di Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan energi terbarukan. Salah satu…

By Redaksi InfoEnergi

Penutupan Posko Nataru 2024/2025: Apresiasi dan Persiapan untuk Ramadhan dan Idul Fitri

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi menutup Posko Natal…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Emisi

Pemerintah dan Mitra Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Menuju Net Zero 2050

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

MedcoEnergi Lampaui Target, Berhasil Kurangi Emisi Lebih dari 1,5 Juta Ton CO₂e

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Ecolab-SCG Sepakat Perpanjang Kerja Sama untuk Dorong Efisiensi dan Net Zero Emission

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Rumput Laut di Pantai, Penyerap Karbon, tapi Juga Sumber Metana?

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?