Minggu, 31 Mei 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Emisi > Proyeksi 4,8 Juta Ton CO2 Ekuivalen Masuk Pasar Karbon Indonesia
Emisi

Proyeksi 4,8 Juta Ton CO2 Ekuivalen Masuk Pasar Karbon Indonesia

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 12 September 2025 8:33 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan bahwa sebanyak 4,8 juta ton karbon dioksida (CO2) ekuivalen berpotensi untuk diperdagangkan dalam pasar karbon. Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH, Ary Sudijanto, menyebutkan potensi ini berasal dari 14 proyek pengurangan emisi karbon atau carbon offset. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi dari perdagangan karbon.

Pasar karbon merupakan mekanisme yang memungkinkan negara maupun perusahaan membeli dan menjual hak emisi karbon. Dengan adanya skema ini, target pengurangan emisi dapat dicapai dengan cara yang lebih fleksibel dan efisien. Indonesia, dengan kekayaan hutan tropis serta potensi energi terbarukan, berpeluang besar menjadi salah satu pemain utama di pasar karbon global.

Potensi 4,8 juta ton CO2 ekuivalen ini dihitung berdasarkan kontribusi dari berbagai program, termasuk reboisasi, pengelolaan hutan secara berkelanjutan, serta inisiatif energi bersih. Melalui proyek-proyek tersebut, Indonesia tidak hanya dapat menekan emisi, tetapi juga menghasilkan kredit karbon yang bisa diperdagangkan di pasar internasional.

Perdagangan karbon dipandang memberikan keuntungan ganda. Dari sisi ekonomi, Indonesia berpeluang memperoleh pendapatan tambahan yang dapat dialokasikan untuk program pembangunan berkelanjutan. Dari sisi lingkungan, langkah ini turut mendukung upaya global mengurangi dampak perubahan iklim serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem.

Meski memiliki potensi besar, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah memastikan proyek carbon offset memenuhi standar internasional dan dapat diverifikasi secara independen. Selain itu, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci agar implementasi pasar karbon berjalan efektif dan kredibel.

Proyeksi perdagangan 4,8 juta ton CO2 ekuivalen menunjukkan langkah maju Indonesia dalam mengatasi krisis iklim. Dengan strategi yang tepat, transparansi, dan dukungan semua pihak, Indonesia berpeluang memainkan peran penting dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui pasar karbon.

TAGGED:CO2KLHPasar Karbon
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Warga Binaan Nusakambangan Olah FABA Jadi Produk Bernilai
Next Article Pertamina Gabungkan Tiga Anak Usaha untuk Efisiensi dan Daya Saing Global
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Hilirisasi Batu Bara Diperkuat, Bukit Asam Fokus pada Energi Alternatif Briket

Dalam upaya memperkokoh hilirisasi batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengambil langkah strategis dengan…

By Redaksi InfoEnergi

Quantum Dice Bergabung dengan Program Digital Security by Design untuk Memperkuat Keamanan Siber

Quantum Dice, sebuah perusahaan spin-out dari University of Oxford, telah bergabung dengan program Digital Security…

By Redaksi InfoEnergi

PLN Selamatkan Satu Juta kWh Tanpa Pemadaman: Inovasi dan Efisiensi Energi

Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil menyelamatkan satu juta kilowatt-hour (kWh) energi listrik tanpa…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Emisi

Dampak Aktivitas Manusia Terhadap Cadangan Karbon Daratan

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Teknologi Inovatif China Solusi Pengurangan Emisi CO2 dan Metana

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

SBTi Rilis Draf Standar Net-Zero untuk Sektor Ketenagalistrikan

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Indonesia Usulkan Pendanaan Iklim hingga Rp 1,4 Triliun ke GCF untuk Tekan Emisi Kehutanan

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?