Selasa, 24 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Emisi > Proyeksi 4,8 Juta Ton CO2 Ekuivalen Masuk Pasar Karbon Indonesia
Emisi

Proyeksi 4,8 Juta Ton CO2 Ekuivalen Masuk Pasar Karbon Indonesia

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 12 September 2025 8:33 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengungkapkan bahwa sebanyak 4,8 juta ton karbon dioksida (CO2) ekuivalen berpotensi untuk diperdagangkan dalam pasar karbon. Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH, Ary Sudijanto, menyebutkan potensi ini berasal dari 14 proyek pengurangan emisi karbon atau carbon offset. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi dari perdagangan karbon.

Pasar karbon merupakan mekanisme yang memungkinkan negara maupun perusahaan membeli dan menjual hak emisi karbon. Dengan adanya skema ini, target pengurangan emisi dapat dicapai dengan cara yang lebih fleksibel dan efisien. Indonesia, dengan kekayaan hutan tropis serta potensi energi terbarukan, berpeluang besar menjadi salah satu pemain utama di pasar karbon global.

Potensi 4,8 juta ton CO2 ekuivalen ini dihitung berdasarkan kontribusi dari berbagai program, termasuk reboisasi, pengelolaan hutan secara berkelanjutan, serta inisiatif energi bersih. Melalui proyek-proyek tersebut, Indonesia tidak hanya dapat menekan emisi, tetapi juga menghasilkan kredit karbon yang bisa diperdagangkan di pasar internasional.

Perdagangan karbon dipandang memberikan keuntungan ganda. Dari sisi ekonomi, Indonesia berpeluang memperoleh pendapatan tambahan yang dapat dialokasikan untuk program pembangunan berkelanjutan. Dari sisi lingkungan, langkah ini turut mendukung upaya global mengurangi dampak perubahan iklim serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem.

Meski memiliki potensi besar, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah memastikan proyek carbon offset memenuhi standar internasional dan dapat diverifikasi secara independen. Selain itu, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat menjadi kunci agar implementasi pasar karbon berjalan efektif dan kredibel.

Proyeksi perdagangan 4,8 juta ton CO2 ekuivalen menunjukkan langkah maju Indonesia dalam mengatasi krisis iklim. Dengan strategi yang tepat, transparansi, dan dukungan semua pihak, Indonesia berpeluang memainkan peran penting dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui pasar karbon.

TAGGED:CO2KLHPasar Karbon
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Warga Binaan Nusakambangan Olah FABA Jadi Produk Bernilai
Next Article Pertamina Gabungkan Tiga Anak Usaha untuk Efisiensi dan Daya Saing Global
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Pemangkasan Anggaran PU Sebesar Rp 81 Triliun: Implikasi pada Pembangunan Jalan dan Bendungan

INFOENERGI.ID - Pemotongan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU) sebesar Rp 81 triliun…

By Redaksi InfoEnergi

Investasi Kilang Mahal: Indonesia Disarankan Tambah Gudang BBM Terlebih Dahulu

Investasi dalam pembangunan kilang minyak di Indonesia telah lama menjadi topik diskusi yang hangat. Dengan…

By Redaksi InfoEnergi

Menteri Bahlil Segera Umumkan Skema Subsidi BBM: Langkah Penting Pemerintah

Dalam sebuah pengumuman yang dinanti-nantikan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Emisi

MedcoEnergi Lampaui Target, Berhasil Kurangi Emisi Lebih dari 1,5 Juta Ton CO₂e

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Teknologi Inovatif China Solusi Pengurangan Emisi CO2 dan Metana

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Dampak Aktivitas Manusia Terhadap Cadangan Karbon Daratan

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Inovasi Pemanfaatan Limbah Udang sebagai Teknologi Penangkap Karbon

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?