Kamis, 14 Mei 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Iklim Investasi Hulu Migas Indonesia Semakin Positif
Migas

Iklim Investasi Hulu Migas Indonesia Semakin Positif

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 26 April 2025 12:41 am
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

INFOENERGI.ID – Jakarta: Pemerintah Indonesia menatap masa depan dengan optimisme, melihat iklim investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) yang kian menunjukkan tren positif. Sejak tahun 2020, pemerintah kembali mengizinkan penggunaan skema cost recovery dalam kontrak bagi hasil migas. Langkah ini diyakini dapat meningkatkan daya tarik dan agresivitas para pelaku usaha dalam mencari cadangan baru dan meningkatkan produksi migas.

Berbagai kemudahan dan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah turut berperan dalam peningkatan aktivitas operasi migas di tanah air. Yulianto, Koordinator Pengawasan Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi, Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menegaskan bahwa eksplorasi migas masih sangat diperlukan. Hal ini mengingat kebutuhan energi, khususnya energi fosil, dalam satu dekade ke depan masih cukup besar. Dengan sumber daya alam migas yang ada saat ini, Indonesia seharusnya dapat terhindar dari krisis energi.

Menurut Yulianto, industri migas Indonesia tetap menarik meskipun menghadapi berbagai kendala. Pemerintah terus mendorong perbaikan dari sisi regulasi dan fiscal term untuk memenuhi kebutuhan investor. “Saat ini, daya saing bisnis industri hulu migas masih menarik, namun harus dibandingkan dengan pesaing dari negara lain,” ujarnya dalam media briefing pre-event IPA Convex 2025.

Asnidar, Kepala Divisi Prospektivitas Migas dan Manajemen Data Wilayah Kerja SKK Migas, mengungkapkan bahwa Indonesia kini berada di urutan kedua di Asia Tenggara dalam kebijakan fiskal, menurut WoodMac tahun 2025. Ia melihat masih ada peluang untuk meningkatkan daya saing dengan memberikan peluang lebih luas dalam kontrak bagi hasil untuk kontraktor. “Pemberian insentif yang lebih besar bagi pelaku industri di area frontier yang memiliki keterbatasan akses dan biaya eksplorasi tinggi juga penting,” tambahnya.

Dari sisi operasional, beberapa langkah strategis perlu diambil untuk mempermudah proses perizinan dan memfasilitasi proses yang ada agar cukup melalui satu pintu. “Dengan demikian, kontraktor dapat lebih fokus pada aspek teknis dan teknologi,” jelas Asnidar. Agresivitas eksplorasi terlihat dalam tiga tahun terakhir dengan alokasi biaya total US$300 juta untuk kegiatan di open area.

Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan lelang blok-blok migas dari 60 area yang sedang dievaluasi. “Ada 60 area yang dievaluasi untuk tiga tahun ke depan. Kami sudah mengumpulkan semua progresnya, mana yang siap dan mana yang masih membutuhkan data lebih lanjut,” kata Asnidar. Berdasarkan data pemerintah, terdapat 128 basin, di mana baru sekitar 37% yang diketahui kondisinya, terdiri dari 20 basin produksi dan 27 basin discovery. Ada 65 basin yang belum digarap sama sekali dengan potensi cadangan hidrokarbon yang besar.

Ruszaidi B Kahar, Senior Manager Exploration PETRONAS Indonesia, menyatakan bahwa PETRONAS berkomitmen untuk berkontribusi aktif dan positif terhadap pengembangan industri energi di Indonesia. Dengan keterlibatan lebih dari 20 tahun, kontribusi produksi PETRONAS mencapai 20 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD). “Kami berkomitmen untuk memperkuat kehadiran kami di Indonesia dan berkontribusi positif terhadap pengembangan industri energi nasional,” ujarnya.

Sebagai investor, PETRONAS berharap ada fleksibilitas dari pemerintah dalam fiscal term. “Dengan banyaknya potensi yang belum dimanfaatkan, Indonesia bisa menjadi pilihan menarik bagi pemain energi global yang ingin berinvestasi dalam proyek jangka panjang,” kata Ruszaidi. Menurutnya, Indonesia beruntung karena lokasi strategis dan sumber daya alam migas yang melimpah. “Yang diperlukan adalah dorongan dan inisiatif pemerintah untuk menarik minat investor,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah strategis dan dukungan dari pemerintah, diharapkan sektor hulu migas Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Rapat Awal Akuisisi Seismik 3D di Cunda-Jeuku: Langkah Perdana Eksplorasi Migas Aceh
Next Article Peluncuran Program Ayam Petelur di Bojonegoro: Upaya Pengentasan Kemiskinan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Energi Terbarukan Semakin Kompetitif sebagai Sumber Listrik Termurah

Energi terbarukan kini mendominasi sebagai sumber listrik paling ekonomis di dunia. Berdasarkan laporan terbaru dari…

By Redaksi InfoEnergi

PLN Hadirkan Kado Spesial HUT RI Listrik dari Limbah Sawit

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan inovasi…

By Redaksi InfoEnergi

Pasokan Gas Kembali Stabil, Bahlil Pastikan Situasi Aman Terkendali

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya angkat bicara terkait kabar keterbatasan…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Canda Bahlil di Rakernas Golkar: Tawa di Balik Keseriusan

By Redaksi InfoEnergi
Migas

PT Donggi-Senoro Tingkatkan Pasokan LNG Domestik dengan Lima Kargo Sepanjang 2025

By Redaksi InfoEnergi
Migas

PGN Restrukturisasi Pengurus Lewat RUPSLB, Fokus pada Akselerasi Infrastruktur Gas Bumi

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Indonesia Bersiap Kenalkan BBM Baru dan Tingkatkan Campuran Biodiesel ke B50

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?