Rabu, 4 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Dampak Penutupan Selat Hormuz Terhadap Impor Minyak Indonesia
Migas

Dampak Penutupan Selat Hormuz Terhadap Impor Minyak Indonesia

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 23 Juni 2025 9:12 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Selat Hormuz, yang membentang di antara Teluk Persia dan Teluk Oman, adalah salah satu jalur pelayaran paling krusial di planet ini. Setiap harinya, sekitar seperlima dari total produksi minyak dunia melintasi selat ini. Penutupan jalur ini dapat menimbulkan dampak besar terhadap pasokan minyak global, termasuk bagi Indonesia.

Sebagai negara dengan konsumsi energi yang terus meningkat, Indonesia sangat bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan domestiknya. Saat ini, Indonesia mengimpor sekitar satu juta barel minyak setiap hari. Penutupan Selat Hormuz dapat mengganggu pasokan ini, mengingat sebagian besar impor minyak Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah.

Penutupan Selat Hormuz dapat memicu lonjakan harga minyak global, yang pada akhirnya akan mempengaruhi harga bahan bakar di Indonesia. Kenaikan harga ini dapat berdampak pada inflasi dan memperlambat laju pertumbuhan ekonomi. Selain itu, gangguan pasokan minyak dapat mempengaruhi sektor energi dan industri yang bergantung pada bahan bakar fosil.

Pemerintah Indonesia perlu menyiapkan strategi untuk menghadapi potensi krisis energi akibat penutupan Selat Hormuz. Diversifikasi sumber impor minyak dan peningkatan cadangan energi nasional menjadi langkah penting yang harus diambil. Selain itu, pengembangan energi terbarukan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak.

Penutupan Selat Hormuz menyoroti pentingnya kesiapan dan diversifikasi sumber energi bagi Indonesia. Dengan mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan, Indonesia dapat lebih tangguh menghadapi tantangan energi di masa depan.

TAGGED:ImporMinyak IndonesiaSelat Hormuz
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Peluang Sinergi Strategis di Ranah Energi Revitalisasi Kilang Minyak
Next Article Bahas Isu Energi Terbarukan, Lemhannas Gelar Forum Geopolitik Global
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

ESDM Bekukan 190 IUP Tambang: 146 Berisiko Dicabut

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru-baru ini mengumumkan pembekuan terhadap 190 Izin Usaha…

By Redaksi InfoEnergi

Proyeksi Penurunan Impor LNG China: Tantangan dan Dampaknya

Impor gas alam cair (LNG) China diperkirakan akan mengalami penurunan lebih lanjut bulan ini. Kondisi…

By Redaksi InfoEnergi

Pertamina Luncurkan Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah Sebagai Kado HUT RI ke-80

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, PT Pertamina (Persero) menunjukkan komitmen nyata…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Tujuan dan ImplikasiPembelian Gas Elpiji 3 Kg Wajib Sertakan KTP Mulai 2026

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Pertamina Jamin SPBU di Jakarta Tetap Buka Meski Ada Aksi Massa

By Redaksi InfoEnergi
MigasWorld

Perusahaan China Berhasil Nyalakan Turbin Gas Hidrogen Murni 30MW Pertama di Dunia

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Indonesia Siap Terapkan Solar Campuran 50% Minyak Sawit pada 2026

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?