Dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatat tonggak bersejarah dengan menghadirkan pertambangan tembaga terintegrasi hulu-hilir terbesar di Indonesia. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kemajuan signifikan industri pertambangan nasional, tetapi juga memperkokoh posisi Indonesia di tingkat global sebagai salah satu produsen tembaga utama dunia.
Sebagai bagian dari perayaan HUT RI, PTFI menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih secara serentak di enam lokasi kerja yang tersebar di tiga provinsi, yakni Papua Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Mengusung tema “Pertambangan Terintegrasi Hulu Hilir”, upacara berlangsung di Kuala Kencana Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, smelter PTFI di Kabupaten Gresik, PT Smelting di Gresik, serta kantor PTFI Jakarta.
PTFI kini berhasil mengintegrasikan seluruh proses pertambangan tembaga, mulai dari penambangan hingga pengolahan dan pemurnian di dalam negeri. Transformasi ini menghadirkan nilai tambah besar bagi Indonesia melalui peningkatan pendapatan negara, penciptaan lapangan kerja baru, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal.
Keberhasilan ini membawa dampak positif, tidak hanya pada peningkatan produksi tembaga, tetapi juga pada penguatan ekonomi lokal dan nasional. Kehadiran fasilitas pemurnian dalam negeri membuka peluang kerja lebih luas, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar.
Dalam mengembangkan pertambangan terintegrasi, PTFI menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan berkelanjutan. Penerapan teknologi ramah lingkungan menjadi prioritas untuk mengurangi dampak terhadap ekosistem, sementara program pemberdayaan masyarakat terus diperkuat agar manfaat pertambangan dapat dirasakan secara merata.
Keberhasilan PTFI tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah melalui kebijakan regulatif dan insentif, serta kemitraan erat dengan masyarakat setempat dalam mendukung operasional pertambangan dan menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan hadirnya pertambangan tembaga terintegrasi terbesar ini, PTFI tidak hanya menegaskan perannya sebagai pemimpin industri pertambangan nasional, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi investasi dan inovasi di masa depan. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi Indonesia.
Peringatan HUT ke-80 RI menjadi momentum berharga bagi PTFI untuk menunjukkan dedikasi dalam membangun industri pertambangan yang maju, bertanggung jawab, dan berdaya saing global. Kehadiran pertambangan terintegrasi hulu-hilir terbesar di Indonesia menegaskan kontribusi nyata Freeport bagi bangsa, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun keberlanjutan lingkungan.