Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) terus memperkuat posisinya dalam transisi energi global dengan menambah kapasitas pembangkit energi terbarukan. Hingga semester I-2025, total kapasitas pembangkit tercatat sebesar 2.842 MW, naik sekitar 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan ini tak lepas dari strategi ekspansi internasional, salah satunya melalui akuisisi 20 persen saham perusahaan energi Filipina, Citicore Renewable Energy Corporation (CREC). Langkah tersebut mulai menunjukkan hasil positif terhadap kinerja Pertamina NRE, sekaligus memperluas kontribusinya di pasar energi terbarukan Asia Tenggara.
Pertamina NRE berkomitmen mengembangkan berbagai proyek energi bersih, termasuk tenaga surya dan angin, untuk menjawab kebutuhan energi yang terus meningkat sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Investasi ini juga menjadi bagian dari visi perusahaan untuk menjadi pemimpin energi terbarukan di kawasan.
Selain memperkuat portofolio energi, kehadiran Pertamina NRE di Filipina diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi setempat melalui penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar proyek.
Meski menghadapi tantangan berupa regulasi berbeda di tiap negara dan hambatan teknis dalam pengembangan proyek, Pertamina NRE optimistis dapat mengatasinya berbekal pengalaman dan keahlian yang dimiliki.
Peningkatan kapasitas pembangkit sebesar 14 persen menjadi bukti nyata keberhasilan strategi Pertamina NRE dalam memperluas operasional internasional. Dengan langkah ini, perusahaan tidak hanya memperkuat transisi energi global, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.