Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya angkat bicara terkait kabar keterbatasan pasokan gas dalam negeri yang sempat mencuat beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut kini sudah terkendali, meskipun sempat terjadi gangguan akibat kebakaran pipa gas di Subang, Jawa Barat.
Dalam keterangannya, Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah bergerak cepat menangani insiden tersebut dengan melakukan koordinasi bersama berbagai pihak terkait. “Situasi sudah kembali normal. Pemerintah memastikan pasokan gas bisa memenuhi kebutuhan industri maupun rumah tangga,” ujarnya.
Melalui Kementerian ESDM, pemerintah melakukan sejumlah langkah strategis, mulai dari mempercepat perbaikan jaringan pipa, meningkatkan produksi dari lapangan gas lain, hingga memperlancar distribusi ke daerah terdampak.
Gangguan pasokan gas sempat memengaruhi aktivitas beberapa sektor industri, terutama manufaktur dan pembangkit listrik yang sangat bergantung pada gas sebagai sumber energi utama. Namun, dengan kembalinya pasokan ke kondisi normal, aktivitas produksi diharapkan dapat berjalan lancar kembali.
Bahlil menegaskan bahwa koordinasi erat dengan perusahaan gas dan pihak terkait akan terus dilakukan agar gangguan serupa tidak terulang. “Kami akan terus memantau situasi secara ketat dan memastikan stabilitas pasokan gas demi menjaga ketahanan energi nasional,” tambahnya.
Dengan kondisi yang kembali terkendali, pemerintah optimis kebutuhan gas domestik dapat terus terpenuhi. Bahlil juga mengajak semua pihak berkolaborasi dalam menjaga ketersediaan energi sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.