PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Social Event POISE Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) Indonesia Section, serta Puteri Indonesia Inovasi dan Teknologi DIY 2025 menggagas program Penyu Lamat 2025. Inisiatif ini menjadi wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat pesisir.
Program yang digelar di kawasan Pantai Pelangi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ini diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari aksi bersih pantai (beach cleanup), edukasi pengelolaan sampah, hingga pelatihan fotografi dan ekowisata. Tidak berhenti di situ, Penyu Lamat juga menekankan aspek konservasi dengan penanaman pandan laut serta pelepasan tukik ke habitat alaminya.
Keberhasilan program ini terwujud berkat sinergi antara perusahaan, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan komunitas sosial. Telkom berperan memberikan dukungan sumber daya, sedangkan mitra kolaborasi fokus pada kegiatan edukasi, pendampingan masyarakat, hingga praktik konservasi. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bagaimana gotong royong dapat menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan.
Selain mendukung kelestarian penyu dan ekosistem pesisir, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan ekowisata di Bantul. Pelatihan fotografi dan pengelolaan wisata berbasis lingkungan diharapkan menjadi nilai tambah bagi masyarakat sekitar, sehingga konservasi tidak hanya menjaga alam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan.
Meski masih menghadapi tantangan dalam mengubah kebiasaan masyarakat pesisir, Penyu Lamat 2025 diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang. Dengan komitmen bersama, program ini dapat menjadi model edukasi dan konservasi pesisir yang bisa direplikasi di daerah lain di Indonesia.