Minggu, 22 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Minerba > Prabowo Subianto Bentuk Badan Industri Mineral Untuk Fokus pada Pengolahan Logam Tanah Jarang
Minerba

Prabowo Subianto Bentuk Badan Industri Mineral Untuk Fokus pada Pengolahan Logam Tanah Jarang

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 27 Agustus 2025 11:07 am
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini membentuk Badan Industri Mineral, yang memiliki tugas utama mengelola logam tanah jarang (rare earth element/REE). Langkah ini menjadi sorotan karena penunjukan Kepala Badan tidak diberikan kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, melainkan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.

Brian Yuliarto adalah wajah baru di Kabinet Merah Putih, menjabat sebagai Mendiktisaintek sejak 19 Februari 2025 menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro akibat reshuffle. Penempatan Brian menunjukkan strategi pemerintah untuk mengintegrasikan pengembangan teknologi dan pengolahan mineral domestik melalui kepemimpinan yang berfokus pada inovasi sains dan teknologi.

Pembentukan Badan ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia dalam pengolahan logam tanah jarang, meningkatkan nilai tambah produk mineral di dalam negeri, dan mengurangi ketergantungan pada impor. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya tawar Indonesia di kancah internasional, terutama dalam negosiasi dengan negara-negara besar yang memiliki kepentingan di industri mineral global.

Inisiatif ini berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kapasitas pengolahan dan pengembangan teknologi mineral domestik. Namun, tantangan besar tetap ada, termasuk kebutuhan investasi infrastruktur yang besar serta pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dengan membentuk Badan Industri Mineral dan menempatkan Brian Yuliarto sebagai kepala, Presiden Prabowo menegaskan komitmen untuk meningkatkan kemandirian Indonesia di sektor logam tanah jarang. Keberhasilan inisiatif ini akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menghadapi tantangan investasi, teknologi, dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

TAGGED:ESDMKepala Badan Industri MineralLogam Tanah jarang
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Harga Minyak Bergerak Tipis, Investor Tunggu Dampak Tarif AS terhadap India
Next Article Harga Minyak Dunia Melemah Setelah Mencapai Level Tertinggi Dua Pekan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

PGN dan Mubadala Energy Eksplorasi Potensi Pasokan Gas dari Blok Andaman

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Mubadala Energy tengah menjajaki potensi kerja sama strategis…

By Redaksi InfoEnergi

MIND ID Minta Insentif untuk Eksplorasi Tambang Mineral

MIND ID, holding industri pertambangan Indonesia, mengajukan permintaan insentif kepada pemerintah untuk mendukung kegiatan eksplorasi…

By Redaksi InfoEnergi

Antrean Solar Terjadi Hiswana Migas Sebut Akibat Pembatasan

Krisis Solar di Tengah Pembatasan Di tengah lonjakan permintaan bahan bakar solar, masyarakat di berbagai…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Regulasi Baru Soal Sumur Minyak Rakyat Diluncurkan Bahlil Ini Alasan di Baliknya

By Redaksi InfoEnergi
MinerbaWorld

Dana Ekuitas Swasta RCF Dorong Dekarbonisasi di Sektor Pertambangan Australia

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

ESDM Menunggu Skema Tarif Bea Keluar Batu Bara dari Purbaya: Langkah Strategis Pengelolaan Sumber Daya

By Redaksi InfoEnergi
Kelistrikan

Pabrik Ekosistem Baterai EV Raksasa China-Indonesia Siap Beroperasi 2027

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?