Kamis, 5 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Kilang Cilacap Hasilkan Pertamina SAF, Dorong Dekarbonisasi Aviasi
Migas

Kilang Cilacap Hasilkan Pertamina SAF, Dorong Dekarbonisasi Aviasi

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 1 September 2025 1:47 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF), yakni avtur ramah lingkungan hasil produksi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap, kini menjadi salah satu program unggulan dekarbonisasi perusahaan. Direktur Operasi KPI Pusat, Didik Bahagia, menyampaikan hal ini di hadapan Komisaris Utama Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, saat kunjungan Jejak Keberlanjutan #2 di Gedung Patra Graha Cilacap, Rabu (27/8).

Didik menjelaskan bahwa capaian Kilang Cilacap dalam memproduksi Pertamina SAF berbahan baku minyak jelantah menjadi tonggak penting bagi pengembangan bahan bakar berkelanjutan di Indonesia. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung peta jalan transisi energi nasional melalui inovasi energi bersih.

Sustainable Aviation Fuel adalah bahan bakar penerbangan yang dibuat dari sumber terbarukan, berbeda dengan avtur konvensional, SAF mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan. Produksi di Cilacap memanfaatkan teknologi modern untuk mengolah bahan baku seperti minyak jelantah dan limbah organik, menjadikannya pusat produksi utama untuk avtur ramah lingkungan.

Langkah ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan dengan mengurangi jejak karbon sektor aviasi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja baru. Meskipun biaya produksi SAF relatif tinggi dibanding avtur konvensional, permintaan global yang meningkat membuka peluang besar bagi Pertamina untuk memimpin pasar bahan bakar berkelanjutan di Asia Tenggara.

Dengan inovasi ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia, membuka jalan bagi masa depan aviasi yang lebih hijau dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagi pengembangan energi bersih secara global.

TAGGED:DekarbonisasiEnergi BersihSAF
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Komisaris Utama Pertamina Tinjau Kesiapan Operasional Kilang Balongan melalui Management Walkthrough
Next Article Harga Batu Bara Acuan Kalori Rendah Turun pada Awal September 2025
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Dirut Pertamina Patra Niaga Tinjau SPBU Jawa Timur: Respons atas Keluhan Masyarakat

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, baru-baru ini melakukan inspeksi langsung ke beberapa Stasiun…

By Redaksi InfoEnergi

UE Bahas Paket Sanksi ke-19, Prancis-Jerman Dorong Targetkan Migas Rusia

Prancis dan Jerman, dua motor utama Uni Eropa, mendesak blok tersebut untuk memasukkan sanksi terhadap…

By Redaksi InfoEnergi

306 Wilayah Kerja Migas di Indonesia Mangkrak Setelah Persetujuan POD

Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mengungkapkan bahwa terdapat 306 Wilayah Kerja…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Harga Minyak Terjun Bebas, OPEC dan Kebijakan Tarif Trump Jadi Penyebab

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Krisis Produksi Minyak Nasional: Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Pertamina Tambah Pasokan, Distribusi BBM di Jember Dipastikan Aman

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Penggunaan Energi Fosil Meningkat Menurut Penilaian RUPTL Terbaru

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?