Rabu, 10 Jun 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Transformasi Energi > Iradiasi Pangan Jadi Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Keamanan dan Ketahanan Pangan
Transformasi Energi

Iradiasi Pangan Jadi Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Keamanan dan Ketahanan Pangan

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 4 September 2025 8:07 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Keamanan pangan menjadi isu penting yang mendapat sorotan global, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan pangan. Risiko kontaminasi makanan yang semakin besar menuntut adanya solusi inovatif. Salah satu metode yang kini tengah digencarkan adalah iradiasi pangan, yang diyakini mampu mengurangi risiko kontaminasi sekaligus memperpanjang masa simpan produk.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) aktif mendorong pemanfaatan teknologi iradiasi pangan sebagai upaya memperkuat ketahanan sekaligus keamanan pangan nasional. Iradiasi pangan merupakan proses paparan radiasi ionisasi pada makanan untuk membunuh bakteri, virus, atau parasit penyebab penyakit. Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Syaiful Bakhri, menjelaskan bahwa teknologi nuklir ini dapat menekan risiko kontaminasi tanpa meninggalkan residu berbahaya.

Teknologi ini terbukti efektif membasmi patogen berbahaya seperti Salmonella dan E. coli, sehingga dapat menekan potensi penyakit bawaan makanan. Selain itu, proses iradiasi juga mampu memperlambat pembusukan yang biasanya terjadi pada produk segar, sehingga daya simpan buah dan sayuran bisa bertahan lebih lama. Tidak hanya itu, iradiasi pangan juga menawarkan alternatif ramah lingkungan karena mengurangi kebutuhan bahan kimia pengawet, sekaligus menghadirkan produk yang lebih aman dan alami.

Meski manfaatnya jelas, sebagian masyarakat masih memiliki keraguan terhadap keamanan makanan hasil iradiasi. Banyak konsumen yang menilai makanan ini berbahaya, padahal proses iradiasi tidak membuat makanan menjadi radioaktif. Edukasi publik dan transparansi informasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman sekaligus penerimaan terhadap teknologi ini.

Organisasi internasional seperti WHO dan FAO telah menegaskan bahwa iradiasi pangan aman digunakan. Indonesia pun telah memiliki regulasi untuk memastikan penerapan teknologi ini sesuai standar internasional, sehingga dapat diadopsi secara luas di industri pangan dalam negeri.

TAGGED:BRINIradiasi PanganKetahanan Pangan
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Emisi Metana Batu Bara Australia Perbesar Jejak Karbon Industri Baja Global
Next Article Proyek Jaringan Pipa Air Bersih IKN Senilai Rp 445 Miliar Terkendala Lahan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Krisis Distribusi LPG 3 Kg di Jakarta: Antrean Panjang dan Kebijakan Pemerintah

Belakangan ini, warga Jakarta dan sekitarnya dihadapkan pada kesulitan memperoleh LPG 3 kg. Antrean panjang…

By Redaksi InfoEnergi

Penyaluran BBM dan LPG Aman Selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa distribusi bahan bakar minyak…

By Redaksi InfoEnergi

Penambahan Stok Pertalite: Antisipasi Kebutuhan Jelang Nataru

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah Indonesia telah mengambil langkah strategis dengan menambah…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Transformasi Energi

KLH Minta Rumah Sakit Kelola Limbah Medis untuk Dukung Mitigasi Krisis Iklim

By Redaksi InfoEnergi
Transformasi Energi

Presiden Tegur Zulhas soal Lambannya Proses Proyek Energi dari Sampah

By Redaksi InfoEnergi
Transformasi Energi

Petani Bangkit Bersama Agrosolution, Inovasi Pupuk Kaltim untuk Negeri

By Redaksi InfoEnergi
Transformasi Energi

Listrik 24 Jam via SuperSUN: Pelajaran Digital Kini Bisa Dinikmati Siswa di Kepulauan Maluku Utara

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?