Rabu, 6 Mei 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Prediksi Kelebihan Pasokan LNG Global Mulai 2026
Migas

Prediksi Kelebihan Pasokan LNG Global Mulai 2026

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 9 September 2025 9:16 am
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Pasar gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dunia diperkirakan akan menghadapi kelebihan pasokan selama beberapa tahun mulai 2026. Kondisi ini berpotensi menekan harga LNG hingga menyentuh level terendah sejak krisis energi yang dipicu invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.

Setelah empat tahun terakhir pasar mengalami kondisi ketat, Badan Energi Internasional (IEA) memproyeksikan lonjakan produksi LNG terbesar pada 2026 sejak 2019. Pertumbuhan pasokan yang pesat ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya oversupply yang signifikan di pasar global.

Salah satu faktor utama pendorong peningkatan pasokan adalah Amerika Serikat. Ekspor LNG negara tersebut melonjak setelah fasilitas baru milik Venture Global Plc di Plaquemines, Louisiana, beroperasi lebih cepat dari jadwal. Sejumlah proyek besar lainnya pun diperkirakan segera menyusul, memperkuat posisi AS sebagai salah satu eksportir LNG terbesar dunia.

Kelebihan pasokan ini dapat menguntungkan konsumen melalui harga energi yang lebih rendah. Namun, di sisi lain, tekanan harga berpotensi melemahkan insentif investasi di sektor LNG. Investor dan produsen mungkin akan lebih berhati-hati menggelontorkan modal karena margin keuntungan yang semakin tertekan.

Untuk mengantisipasi risiko oversupply, produsen LNG perlu memperluas pasar baru dan meningkatkan efisiensi melalui inovasi teknologi. Di sisi lain, pemerintah di negara produsen maupun konsumen memegang peran penting dalam mendukung stabilitas pasar, baik lewat kebijakan energi, pengembangan infrastruktur, maupun kerja sama perdagangan internasional.

Prediksi kelebihan pasokan LNG mulai 2026 menandai babak baru bagi industri energi global. Meski penuh risiko, kondisi ini juga membuka peluang bagi konsumen untuk menikmati harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong transformasi strategi produsen dan kebijakan energi di berbagai negara.

TAGGED:Badan Energi InternasionalLNGOversupply
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article UE Pertimbangkan Sanksi Baru untuk Tekan Sektor Energi dan Keuangan Rusia
Next Article China Perkuat Impor LNG Rusia, Uji Ketegasan Kebijakan Energi Trump
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Harga Saham JSW Energy: Tinjauan dan Kinerja Terkini

Pada sesi perdagangan terakhir, JSW Energy memulai dengan harga pembukaan ₹673,9 dan mengakhiri hari di…

By Redaksi InfoEnergi

Exploring the Impact of Identity Politics on Global Governance

We are just an advanced breed of monkeys on a minor planet of a very…

By administrator

Ahmad Erani Yustika Didapuk Jadi Sekjen Kementerian ESDM

Penunjukan & Latar BelakangPresiden RI Prabowo Subianto resmi menunjuk Ahmad Erani Yustika sebagai Sekretaris Jenderal…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Gubernur Papua Barat Resmikan Asrama Pusat Pengembangan SDM Migas di Bintuni

By Redaksi InfoEnergi
Migas

ESDM Identifikasi 33.000 Sumur Minyak Masyarakat, Siap Mendukung Produksi Nasional

By Redaksi InfoEnergi
Migas

RI Akan Impor BBM dari AS, Langkah Baru dalam Pasokan Energi

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Proyek Transmisi Gas Barat-Timur China, Seksi Vital Mulai Beroperasi

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?