Kamis, 26 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Emisi > Efektivitas Kredit Karbon dalam Mengurangi Emisi Perusahaan Masih Diperdebatkan
Emisi

Efektivitas Kredit Karbon dalam Mengurangi Emisi Perusahaan Masih Diperdebatkan

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 20 September 2025 6:06 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Banyak perusahaan di seluruh dunia memanfaatkan kredit karbon sebagai bagian dari strategi iklim mereka untuk mengimbangi emisi. Kredit karbon sendiri merupakan sertifikat yang mewakili pengurangan, penghindaran, atau penghilangan satu ton karbon dioksida dari atmosfer. Meski sering dipromosikan sebagai solusi ramah lingkungan, muncul perdebatan mengenai sejauh mana mekanisme ini benar-benar mempercepat pengurangan emisi yang dihasilkan perusahaan.

Penelitian terkini menunjukkan bahwa kredit karbon kerap gagal mencapai tujuan utamanya. Alih-alih berupaya menekan emisi melalui perubahan operasional, banyak perusahaan lebih memilih membeli kredit karbon sebagai cara cepat menunjukkan komitmen lingkungan. Praktik ini dinilai hanya bersifat simbolis, sehingga efektivitasnya dalam menekan emisi global dipertanyakan.

Perusahaan besar menjadikan kredit karbon sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa langkah tersebut lebih banyak digunakan untuk membangun citra hijau dibandingkan mendorong perubahan nyata. Hal ini menimbulkan kritik bahwa skema kredit karbon lebih berfungsi sebagai alat pemasaran ketimbang solusi iklim.

Para pengamat menilai kredit karbon menciptakan ilusi kemajuan, sementara emisi global tetap meningkat. Sebagai alternatif, perusahaan didorong untuk berinvestasi langsung pada energi terbarukan, teknologi penangkapan karbon, dan peningkatan efisiensi energi. Dengan pendekatan tersebut, dampak terhadap pengurangan emisi bisa lebih nyata dan berkelanjutan.

Masa depan kredit karbon masih menjadi bahan perdebatan. Sebagian pihak menilainya sebagai langkah awal penting, sementara yang lain menuntut reformasi besar agar skema ini lebih transparan dan efektif. Yang pasti, mencapai target pengurangan emisi global membutuhkan lebih dari sekadar membeli kredit; diperlukan aksi nyata, inovasi teknologi, dan komitmen kuat dari perusahaan maupun pemerintah.

TAGGED:Emisi PerusahaanKredit KarbonRamah Lingkungan
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Waste4Change Dorong Ekonomi Sirkular dengan Pengurangan Emisi dan Penciptaan Green Jobs
Next Article KLH Siapkan Peta Zonasi untuk Rehabilitasi Mangrove di Indonesia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Clean Air Asia dan KLH Lakukan Kajian Beban Emisi Jabodetabek dan Sekitarnya

Wilayah Jabodetabek, sebagai pusat kegiatan ekonomi dan populasi terbesar di Indonesia, menghadapi persoalan serius terkait…

By Redaksi InfoEnergi

ABI Surati Bahlil, Minta Transaksi Bauksit Tetap Berdasarkan HPM

Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI) resmi melayangkan surat keberatan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral…

By Redaksi InfoEnergi

Kementerian ESDM Kembalikan 9 Izin Usaha Pertambangan: Langkah Tegas untuk Kepatuhan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengembalikan 9 izin usaha pertambangan (IUP) dari…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Emisi

Sri Mulyani Angkat Isu Ekonomi Hijau dan Inflasi di Forum G20 Afrika Selatan

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Studi Terbaru Ungkap Keterbatasan Penyimpanan Emisi CO2 di Bawah Tanah

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Pemerintah dan Mitra Susun Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Menuju Net Zero 2050

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Pemkab Mitra Berkomitmen Kelola Sampah untuk Energi Terbarukan

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?