PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di wilayah timur Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025, PLN secara resmi mengoperasikan 50 sistem kelistrikan selama 24 jam penuh di Maluku dan Maluku Utara.
Peresmian peningkatan jam nyala listrik secara simbolis dilakukan di enam Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), yaitu Waipandan, Amarsekaru, Yamtel, Jerol, Tonu Jaya, dan Tahalupu. Kapasitas layanan yang sebelumnya hanya 12 jam kini ditingkatkan menjadi 24 jam penuh. Acara peresmian yang berlangsung di Pattimura Park, Ambon, pada Sabtu (4/9) ini turut dihadiri oleh Gubernur serta para Bupati/Walikota se-Provinsi Maluku.
Mengusung tema “Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat”, kegiatan HPN 2025 ini menjadi bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan setia sekaligus penegasan komitmen perusahaan dalam menyediakan akses listrik yang andal dan merata.
General Manager PLN UIW MMU, Bapak John Doe, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Dengan beroperasinya sistem kelistrikan selama 24 jam, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata, baik untuk aktivitas sehari-hari, pendidikan, maupun pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Meski menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur, PLN berhasil mengatasinya melalui inovasi dan kerja keras. Kini, masyarakat di desa-desa yang terdampak bisa menikmati listrik tanpa henti, yang diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi, memperlancar kegiatan pendidikan, hingga membuka peluang investasi baru di Maluku dan Maluku Utara.
Perayaan Hari Pelanggan Nasional 2025 ini menjadi momentum penting bagi PLN UIW MMU untuk menegaskan kembali dedikasinya dalam menghadirkan pelayanan terbaik, sekaligus memperkuat peran listrik sebagai penggerak pembangunan di Indonesia Timur.
