Pada tanggal 20 November 2025, PT Pertamina (Persero) mengumumkan langkah strategis dalam mengembangkan energi rendah karbon melalui proyek biofuel dan green refinery. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk mendukung transisi energi berkelanjutan dan mengurangi emisi karbon di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi canggih, Pertamina berupaya untuk menciptakan solusi energi yang lebih ramah lingkungan.
Biofuel menjadi salah satu fokus utama Pertamina dalam upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Biofuel, yang diproduksi dari bahan baku nabati seperti kelapa sawit dan tanaman lainnya, menawarkan alternatif yang lebih bersih dan berkelanjutan. Pertamina telah memulai produksi biofuel di beberapa kilang, dengan target untuk meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung pencapaian target energi terbarukan nasional.
Selain biofuel, Pertamina juga mengembangkan konsep green refinery, yaitu transformasi kilang konvensional menjadi lebih ramah lingkungan. Green refinery memanfaatkan teknologi mutakhir untuk meminimalkan dampak lingkungan dari proses pengolahan minyak. Pertamina berencana untuk mengimplementasikan teknologi ini di beberapa kilang utama, dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk beradaptasi dengan tuntutan global akan energi yang lebih bersih.
Pengembangan energi rendah karbon oleh Pertamina diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian nasional. Dengan mengurangi emisi karbon, Pertamina berkontribusi dalam upaya global untuk mengatasi perubahan iklim. Selain itu, inisiatif ini juga membuka peluang investasi baru dan menciptakan lapangan kerja di sektor energi terbarukan. Pertamina optimis bahwa langkah ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Meskipun memiliki potensi besar, transisi menuju energi rendah karbon juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama adalah kebutuhan investasi yang besar untuk mengembangkan infrastruktur dan teknologi baru. Pertamina menyadari pentingnya kerjasama dengan pemerintah dan sektor swasta untuk mengatasi tantangan ini. Dengan dukungan yang tepat, Pertamina yakin dapat mewujudkan visi energi berkelanjutan yang lebih baik bagi Indonesia.
Inisiatif Pertamina dalam mengembangkan biofuel dan green refinery menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung transisi energi berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi canggih dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, Pertamina berupaya untuk menciptakan solusi energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ke depan, diharapkan Pertamina dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi Indonesia.
