Rabu, 4 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Potensi Tata Kelola Gas Nasional: ASPEBINDO–APLCNGI Dorong Penguatan Ekosistem CNG & LNG Melalui Future Gas Economy 2025
Energi Terbarukan

Potensi Tata Kelola Gas Nasional: ASPEBINDO–APLCNGI Dorong Penguatan Ekosistem CNG & LNG Melalui Future Gas Economy 2025

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 22 November 2025 3:01 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

ASPEBINDO dan APLCNGI mengadakan Talkshow Future Gas Economy 2025: Strengthening The National CNG & LNG Framework pada Selasa, 18 November 2025, yang dihadiri oleh Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto, Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia Santiaji Gunawan, serta Dirjen Migas yang diwakili Noor Arifin Muhammad, Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat fondasi tata kelola gas nasional dan merespons dinamika kebutuhan energi di masa depan, khususnya pada sektor CNG dan LNG.

“ASPEBINDO dan APLCNGI bersama Lemigas telah melakukan riset sebelum peresmian Energy Hub, khususnya mengenai pemanfaatan CNG dan LNG serta dinamika industrinya. Dari kajian tersebut, kami merespons berbagai tantangan sekaligus melihat potensi bisnis besar di sektor gas. Ini akan menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi transisi energi di masa depan,” ujar Anggawira.

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, menekankan pentingnya skema yang mendukung keekonomian proyek dan minat investasi.

“Alokasi dan harga gas domestik akan terus didorong oleh SKK Migas untuk mendukung industri lokal dan menciptakan multiplier effect yang optimal. Semua kebijakan ini bermuara pada bagaimana sebuah proyek dapat ekonomis dan akhirnya menarik investor agar gas terus dapat diproduksikan,” jelas Kurnia.

Ketua Umum APLCNGI, Dian Kuncoro, menambahkan bahwa para anggota asosiasi saat ini tengah membangun LNG plant skala kecil serta memperluas jaringan outlet, terutama untuk kebutuhan CNG.

“Harapannya ada jaminan pasokan gas yang konsisten, sehingga outlet LNG maupun CNG dapat diperbanyak oleh para pelaku usaha,” ujar Dian.

“Kami melihat ada kesulitan bagi swasta untuk mengambil peran signifikan, terutama pada bisnis beyond pipeline. Dari diskusi kami dengan APLCNGI, harga SPBG berbeda-beda antar wilayah sehingga menimbulkan persoalan ketika menentukan pembelian,” ungkapnya.

Dirjen Migas yang diwakili Noor Arifin Muhammad menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi migas sebagai fondasi ketahanan energi nasional.

“Kementerian ESDM sepenuhnya fokus mendukung arahan Menteri Bahlil Lahadalia terkait peningkatan lifting minyak dan gas bumi. Ketahanan energi menjadi prioritas nasional, dan kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama meningkatkan produksi dalam negeri,” tegas Noor Arifin.

Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, Santiaji Gunawan, menekankan bahwa visi swasembada energi Presiden Prabowo Subianto harus menjadi panduan bagi industri.

“Kita harus berdiskusi bersama, menyatukan langkah, dan bergerak dalam satu visi untuk mencapai swasembada energi, sesuai arahan Presiden,” ujar Santiaji.

Sementara itu, Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyoroti lonjakan permintaan listrik nasional, terutama dari kawasan industri, KEK, dan pusat data.

“Dari data kami, ke depan permintaan listrik diproyeksikan meningkat secara signifikan, bahkan mencapai 511 TWh, sehingga membutuhkan pasokan energi yang andal dan terintegrasi, termasuk dari gas bumi,” jelas Rakhmad.

hadirnya berbagai pemangku kepentingan strategis dalam Future Gas Economy 2025, ASPEBINDO dan APLCNGI menegaskan bahwa masa depan tata kelola gas nasional membutuhkan sinergi yang lebih kuat, kebijakan yang adaptif dan inklusif, serta keterlibatan aktif dari seluruh pelaku industri. Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, sektor CNG dan LNG diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam transisi energi Indonesia, mendorong kemandirian energi, dan memperkuat daya saing industri nasional di tahun-tahun mendatang.

TAGGED:GAS
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article ASPEBINDO-APLCNGI Resmikan Energy Hub, Ajak Pemerintah Perkuat Ekosistem Gas
Next Article Resmikan Energy Hub 2025: ASPEBINDO–APLCNGI Menjadi Pusat Kolaborasi Gas Nasional
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Ukraina Klaim Serangan Drone Hantam Infrastruktur Energi Rusia

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat setelah Kyiv mengklaim bertanggung jawab atas serangan drone…

By Redaksi InfoEnergi

China Perluas Bursa Karbon, Targetkan Industri Utama pada 2027

China akan mempercepat perluasan bursa karbon dengan memasukkan sejumlah industri utama pada 2027, menurut pedoman…

By Redaksi InfoEnergi

Revisi Permen ESDM tentang RKAB 1 Tahunan Segera Rampung: Implikasi dan Harapan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa revisi Peraturan Menteri (Permen) ESDM terkait…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Transformasi Energi

RSUP Hasan Sadikin Bandung Terapkan Energi Gas dari Pertamina untuk Dukung Transisi Energi Bersih

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Akses Tambang Hanya untuk UMKM Lokal: Kebijakan Baru Pemerintah

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Menteri LHK Desak Pemprov Jawa Barat Segera Operasionalkan TPPAS Lulut Nambo

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Harga Batu Bara Terus Menurun: Tren Penurunan Selama Tiga Hari Berturut-turut

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?