Jakarta, 25 Desember 2025 – BP, perusahaan energi global terkemuka, telah mencapai kesepakatan untuk menjual mayoritas sahamnya di bisnis pelumas Castrol dengan nilai transaksi mencapai Rp100 triliun. Langkah ini merupakan bagian dari strategi BP untuk merampingkan portofolio bisnisnya dan mengalihkan fokus ke energi terbarukan. Penjualan ini diharapkan dapat memberikan modal yang signifikan bagi BP untuk mendukung inisiatif transisi energi bersih.
Stonepeak, perusahaan investasi infrastruktur yang berbasis di Amerika Serikat, muncul sebagai pembeli potensial dalam akuisisi saham Castrol. Dengan pengalaman luas dalam investasi infrastruktur, Stonepeak melihat peluang besar untuk memperkuat posisi Castrol di pasar pelumas global. “Kami berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan dan inovasi Castrol di pasar internasional,” ujar seorang eksekutif dari Stonepeak.
Kesepakatan ini diharapkan dapat memberikan keuntungan strategis bagi kedua belah pihak. BP dapat lebih fokus pada proyek energi terbarukan, sementara Stonepeak dapat memanfaatkan keahlian Castrol untuk memperluas portofolio investasinya di sektor pelumas.
Penjualan mayoritas saham Castrol kepada Stonepeak diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi BP. Dengan merampingkan portofolio bisnisnya, BP dapat lebih fokus pada pengembangan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada bisnis tradisional. “Langkah ini sejalan dengan komitmen kami untuk mencapai netralitas karbon dan mendukung transisi energi bersih,” kata seorang pejabat BP.
Bagi Castrol, akuisisi oleh Stonepeak dapat membuka peluang baru untuk ekspansi dan inovasi. Dengan dukungan finansial dan strategis dari Stonepeak, Castrol dapat memperkuat posisinya di pasar global dan mengembangkan produk-produk baru yang lebih ramah lingkungan.
Meskipun penjualan saham ini menawarkan banyak peluang, BP dan Stonepeak juga harus menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama adalah memastikan kelancaran proses transisi dan integrasi antara kedua perusahaan. “Kami berkomitmen untuk memastikan transisi yang mulus dan mendukung pertumbuhan jangka panjang Castrol,” ujar seorang eksekutif Stonepeak.
Selain itu, perubahan dalam regulasi dan dinamika pasar global dapat mempengaruhi prospek bisnis Castrol di masa depan. BP dan Stonepeak perlu mengembangkan strategi yang adaptif untuk menghadapi tantangan ini dan memastikan keberlanjutan bisnis Castrol.
Kesepakatan penjualan mayoritas saham Castrol oleh BP kepada Stonepeak mencerminkan langkah strategis kedua perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang di industri energi. Dengan fokus pada transisi energi bersih dan pengembangan bisnis pelumas, diharapkan kesepakatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi BP, Stonepeak, dan Castrol. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri energi dan pelumas di pasar global.
