Selasa, 7 Apr 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Tak Berkategori > Harga DMO Stagnan dan Kuota RKAB Turun, Penambang Batu Bara Desak Adanya Kompensasi
Tak Berkategori

Harga DMO Stagnan dan Kuota RKAB Turun, Penambang Batu Bara Desak Adanya Kompensasi

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 16 Februari 2026 9:13 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Kebijakan pemerintah terkait penetapan harga domestik (Domestic Market Obligation/DMO) yang tetap di tengah pemangkasan volume Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) memicu reaksi dari para pelaku industri batu bara. Para penambang merasa terjepit karena harus tetap memenuhi kewajiban pasokan dalam negeri dengan harga khusus, sementara kuota produksi keseluruhan dikurangi. Situasi ini dinilai memberatkan arus kas perusahaan, sehingga muncul desakan agar pemerintah memberikan bentuk kompensasi atau insentif sebagai penyeimbang beban operasional.

Para pengusaha menekankan bahwa pengurangan kuota dalam RKAB secara otomatis membatasi peluang mereka untuk meraup keuntungan dari pasar ekspor yang harganya lebih kompetitif. Dengan margin yang semakin menipis akibat biaya produksi yang terus naik, kewajiban DMO dianggap menjadi beban tambahan jika tidak dibarengi dengan kebijakan pendukung. Mereka berharap ada skema yang lebih adil, misalnya melalui penyesuaian tarif royalti atau insentif fiskal lainnya, guna menjaga kelangsungan bisnis pertambangan di tengah pengetatan regulasi produksi.

Di sisi lain, kebijakan pembatasan produksi melalui RKAB ini diambil pemerintah sebagai upaya untuk menjaga cadangan nasional dan mengontrol eksploitasi agar lebih terukur. Namun, bagi pelaku usaha, kepastian ekonomi tetap menjadi prioritas agar mereka bisa terus beroperasi dan berkontribusi terhadap penerimaan negara. Dialog antara pemerintah dan asosiasi pertambangan kini menjadi sangat penting untuk mencari titik temu agar ketahanan energi domestik tetap terjaga tanpa mematikan daya saing para produsen batu bara.
Kondisi ini memperlihatkan tantangan dalam menyeimbangkan fungsi kontrol sumber daya alam dengan realitas ekonomi di lapangan. Kejelasan mengenai kompensasi atau kebijakan penyesuaian ke depan akan menjadi faktor penentu stabilitas sektor pertambangan batu bara, yang hingga kini masih menjadi pilar utama dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik nasional.

TAGGED:batubara
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Kuota RKAB Nikel Dipangkas, Tingkat Produksi Smelter Terancam Merosot Hingga 30%
Next Article Sokongan Kebijakan Donald Trump Dorong Kenaikan Harga Batu Bara Dua Hari Berturut-turut
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

ESDM Tegaskan Tidak Menghambat Bisnis SPBU Swasta soal Kuota Impor BBM

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah adanya anggapan bahwa pemerintah sengaja menghambat operasional…

By Redaksi InfoEnergi

Investasi Energi Terbarukan di India: Tantangan dan Rekomendasi dari Anindya Bakrie

Jakarta - Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengemukakan pandangannya mengenai investasi di sektor energi…

By Redaksi InfoEnergi

Peran Teknologi Digital dalam Membangun Masa Depan Inklusif dan Berkelanjutan di Indonesia

Menteri Komunikasi dan Urusan Digital, Meutya Hafid, menyoroti urgensi peran teknologi digital dalam merajut masa…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Jelang Groundbreaking, PTBA Masih Berburu Mitra Strategis untuk Proyek DME Batu Bara

By Redaksi InfoEnergi
Tak Berkategori

Siap Digelar, EMF 2025 Dorong Transisi Energi dan Inovasi Hijau

By Redaksi InfoEnergi
Tak Berkategori

Freeport Targetkan Proyek Pembangkit Gas Rp16 Triliun Selesai Awal 2028

By Redaksi InfoEnergi
Tak Berkategori

Antam (ANTM) Tak Terpengaruh Bea Keluar Emas, Justru Perkuat Stok

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?