Kamis, 12 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Chandra Asri Raih Pembiayaan 750 Juta Dollar AS dari KKR Capital Markets
Energi Terbarukan

Chandra Asri Raih Pembiayaan 750 Juta Dollar AS dari KKR Capital Markets

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 19 November 2025 6:57 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) baru saja mendapatkan fasilitas pembiayaan sebesar 750 juta dollar AS, setara dengan sekitar Rp 12,54 triliun (kurs Rp 16.720 per dollar AS) dari KKR Capital Markets. Langkah ini diambil untuk mendukung strategi pertumbuhan perusahaan serta akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Esso dari ExxonMobil di Singapura.

Dikutip dari keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (17/11/2025), aksi korporasi ini dipandang sebagai langkah strategis bagi emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu. Dengan pembiayaan ini, Chandra Asri bertransformasi dari perusahaan yang berfokus pada pasar domestik menjadi calon pemain regional.

Pembiayaan yang disusun oleh KKR Capital Markets ini didukung oleh platform kredit privat dan asuransi milik KKR. Hal ini memberikan ruang bagi Chandra Asri untuk memperluas operasi bisnis energi hilir dan memperdalam penetrasi di sektor ritel bahan bakar di Singapura.

SJ Lim, Managing Director dan Head of Asia Private Credit KKR, menyatakan, “Kami menantikan untuk mendukung pertumbuhan Chandra Asri seiring mereka memperkuat kehadiran di sektor energi hilir dan ritel di Singapura.”

Kesepakatan akuisisi jaringan SPBU Esso Singapura ini sebelumnya diumumkan pada Oktober 2025. Dalam kesepakatan tersebut, Chandra Asri akan membeli seluruh jaringan SPBU Esso di Singapura, termasuk mempertahankan merek Esso serta suplai bahan bakar langsung dari Exxon.

Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Exxon sedang mempertimbangkan penjualan 59 SPBU Esso di Singapura. Selain menggandeng KKR, Chandra Asri juga sempat menjajaki opsi pendanaan lain dari sejumlah bank dan dana kredit privat.

Chief Financial Officer Chandra Asri Group, Andre Khor, menyampaikan bahwa pembiayaan dari KKR menjadi langkah strategis untuk memperkuat transformasi perusahaan. “Kami senang dapat bermitra secara strategis dengan KKR dalam mendukung akuisisi jaringan ritel bermerek Esso di Singapura. Kolaborasi ini memperkuat kepercayaan terhadap perjalanan transformasi Chandra Asri serta kualitas platform energi hilir kami yang terus berkembang,” ucapnya.

Andre Khor menambahkan bahwa kemitraan ini memungkinkan perseroan mengejar pertumbuhan dengan disiplin keuangan yang prudent, sambil tetap menghadirkan solusi energi yang andal dan berkelanjutan di kawasan.

Sebagai informasi, Chandra Asri Group adalah penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur bagi berbagai industri di Asia Tenggara. Perusahaan melayani berbagai sektor mulai dari manufaktur, perdagangan bahan kimia, petrokimia, karet sintetis, hingga pengelolaan aset infrastruktur.

Sejak 2024, perusahaan memulai transformasi strategis untuk membangun ekosistem infrastruktur energi yang terhubung sebagai fondasi sektor-sektor strategis di kawasan. Akuisisi SPBU Esso menjadi bagian dari strategi tersebut.

KKR, sebagai perusahaan investasi global, menyalurkan pembiayaan melalui strategi Kredit Asia Pasifik dan platform asuransinya. KKR menjelaskan bahwa platform Kredit Asia Pasifik menyediakan berbagai solusi kredit privat yang disesuaikan bagi perusahaan-perusahaan berkualitas tinggi, wirausahawan, promotor, dan sponsor di kawasan.

Lim menyebutkan, dukungan terhadap Chandra Asri sejalan dengan fokus KKR untuk menyediakan solusi pendanaan yang dirancang khusus bagi perusahaan terkemuka di Asia Pasifik. “Kami bangga dapat mendukung Chandra Asri Group dalam pencapaian penting ini. Transaksi ini sejalan dengan fokus kami dalam menyediakan solusi pendanaan yang disesuaikan bagi perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia Pasifik, dan kami menantikan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan Chandra Asri Group seiring dengan penguatan kehadirannya di sektor energi hilir dan ritel di Singapura,” ujarnya.

Sejak 2019, KKR telah mengalokasikan lebih dari 8 miliar dollar AS untuk sekitar 60 investasi kredit di bawah strategi Kredit Asia Pasifik, dengan total volume transaksi lebih dari 21 miliar dollar AS.

TAGGED:Chandra Asri
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pertamina Targetkan Laba Bersih Rp 54 Triliun di 2025
Next Article Pemblokiran 394.000 Nopol Kendaraan: Upaya Pertamina Patra Niaga Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Potensi Kekurangan Pasokan Gas Bumi di Sumatera Utara dan Jawa Barat 2025-2035

INFOENERGI.ID, Jakarta - Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN), Arief S Handoko,…

By Redaksi InfoEnergi

Impor BBM untuk SPBU Swasta: Desakan Penghapusan Sistem 6 Bulanan pada 2026

Pemerintah Indonesia tengah mempertimbangkan perubahan signifikan dalam kebijakan impor bahan bakar minyak (BBM) untuk stasiun…

By Redaksi InfoEnergi

TINS Pertimbangkan Mengaktifkan Kembali Smelter Sitaan

PT Timah Tbk (TINS), salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia, tengah mempertimbangkan untuk menghidupkan…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Harga Minyak Dunia Melemah: Peningkatan Stok Minyak Mentah AS Menjadi Faktor Utama

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Freeport Indonesia Bayar PPh Lebih Tinggi Pasca Divestasi Saham

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Pemanfaatan Energi Terbarukan di Sulawesi Tengah: Langkah Strategis untuk Keberlanjutan Industri

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Energi Terbarukan Semakin Kompetitif sebagai Sumber Listrik Termurah

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?