Sabtu, 30 Agu 2025
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Minerba > Krisis Air Bersih Global 2,1 Miliar Orang Masih Kesulitan Akses
Minerba

Krisis Air Bersih Global 2,1 Miliar Orang Masih Kesulitan Akses

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 27 Agustus 2025 10:24 am
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF mengungkapkan bahwa sekitar 2,1 miliar orang di seluruh dunia masih menghadapi kesulitan untuk mengakses air bersih. Selain itu, sekitar 106 juta orang terpaksa mengandalkan sumber air permukaan yang belum diolah dengan aman. Laporan ini menyoroti bahwa masyarakat di negara miskin dua kali lebih rentan mengalami kekurangan air minum yang aman dibandingkan dengan negara lain.

Kurangnya akses terhadap air bersih berisiko menimbulkan berbagai penyakit yang ditularkan melalui air, seperti diare, kolera, dan tifus. Kondisi ini sangat membahayakan kelompok rentan, terutama anak-anak, yang setiap tahun menjadi korban jutaan kematian akibat penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan air bersih yang memadai.

Krisis air bersih juga berdampak luas pada aspek ekonomi dan sosial. Di banyak negara berkembang, perempuan dan anak-anak sering menempuh jarak jauh untuk memperoleh air, mengorbankan waktu untuk pendidikan atau pekerjaan produktif. Hal ini memperburuk kemiskinan dan ketimpangan gender.

WHO mendorong negara-negara di dunia untuk meningkatkan investasi dalam infrastruktur air bersih, termasuk sistem distribusi yang efisien dan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi internasional serta keterlibatan sektor swasta dianggap penting untuk mengatasi krisis air ini.

Teknologi menjadi kunci dalam memperluas akses air bersih. Inovasi dalam pemurnian air, pengumpulan air hujan, dan pengelolaan sumber daya air dapat membantu negara meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem air bersih.

Krisis air bersih adalah masalah global yang menuntut aksi bersama. Pemerintah, organisasi internasional, sektor swasta, dan masyarakat sipil harus bersinergi agar setiap orang memiliki akses air yang aman. Dengan komitmen kolektif, dunia dapat mengatasi tantangan ini dan memastikan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

TAGGED:Air BersihUNICEFWHO
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemerintah Ubah 33.000 Ton Sampah Jadi Listrik
Next Article PGN Kembangkan Bisnis Biomethane dari Limbah Sawit Bersama NeutraDC
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Gujarat Memimpin Lompatan Besar dalam Energi Terbarukan di India

Ahmedabad - Dalam upaya mencapai target kapasitas energi terbarukan sebesar 500GW, Gujarat telah mengambil langkah…

By Redaksi InfoEnergi

Harga Batu Bara Menguat, China Kembali ke Indonesia

Harga batu bara belakangan ini mencatat penguatan cukup tajam, didorong oleh meningkatnya permintaan global serta…

By Redaksi InfoEnergi

Peresmian Proyek Ketenagalistrikan: Langkah Menuju Ketahanan Energi di Indonesia

Jakarta - Dalam upaya memperkokoh ketahanan energi nasional, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 37 proyek infrastruktur…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Minerba

Ketua Komisi XII Mendukung Moratorium Penambangan di Raja Ampat

By Redaksi InfoEnergi
Minerba

Bumi Resources Siapkan Taktik Menyongsong Permintaan Batu Bara Meningkat 2030

By Redaksi InfoEnergi
Minerba

Dampak Penutupan Tambang Tembaga Glencore Australia terhadap Industri Smelter

By Redaksi InfoEnergi
KelistrikanMigasMinerba

Peresmian 26 Pembangkit Listrik di 18 Provinsi: Langkah Menuju Energi Bersih di Indonesia

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?