PT Freeport Indonesia (PTFI) menyampaikan bahwa proses evakuasi tujuh pekerja di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave masih berlangsung hingga Kamis (19/9/2025) malam. Upaya ini telah memasuki hari ke-10, namun masih terkendala karena adanya longsoran aktif dalam jumlah besar yang menghambat jalannya penyelamatan. Kondisi geologis yang tidak stabil tersebut menimbulkan kekhawatiran besar terkait keselamatan para pekerja yang masih berada di lokasi.
Longsoran yang terus aktif di area tambang Grasberg menjadi ancaman serius bagi kelancaran operasi penyelamatan. Pergerakan tanah yang tidak terduga membuat tim evakuasi sulit menjangkau titik lokasi pekerja dengan aman. Para ahli geologi terus melakukan pemantauan intensif, sementara cuaca yang tidak menentu memperburuk risiko terjadinya longsor susulan.
Akses menuju area terdampak longsor sangat terbatas. Jalan masuk ke lokasi tertutup material dalam jumlah besar yang masih bergerak, sehingga menyulitkan tim penyelamat untuk membawa keluar para pekerja. Kondisi ini membuat operasi evakuasi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan korban tambahan.
PTFI menegaskan bahwa keselamatan pekerja tetap menjadi prioritas utama. Sebagian besar karyawan yang berada di area berisiko tinggi telah dievakuasi lebih dulu, sementara tujuh pekerja yang masih terjebak terus diupayakan penyelamatannya. Teknologi pemantauan geologi dan peralatan keselamatan digunakan secara maksimal untuk mendukung operasi yang penuh risiko ini.
Tertundanya operasi di tambang Grasberg tidak hanya menimbulkan dampak pada aspek keselamatan, tetapi juga berpotensi mengganggu kontribusi ekonomi tambang ini bagi Indonesia. Di sisi lain, potensi kerusakan lingkungan akibat longsoran juga menjadi perhatian serius yang harus dikelola dengan cermat.
Peristiwa di Grasberg menegaskan pentingnya manajemen risiko dan kesiapan menghadapi bencana geologi. Dengan evakuasi tujuh pekerja yang masih berlangsung hingga hari ke-10, koordinasi antara perusahaan, pemerintah, dan tim penyelamat menjadi kunci untuk meminimalkan dampak serta memastikan keselamatan. Ke depan, langkah pencegahan dan mitigasi harus terus diperkuat agar operasi tambang dapat berjalan aman dan berkelanjutan.
