Jumat, 13 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Minerba > Produksi Industri Eropa Lumpuh Akibat Kekurangan Rare Earth dari China
Minerba

Produksi Industri Eropa Lumpuh Akibat Kekurangan Rare Earth dari China

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 20 September 2025 7:03 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Sejumlah perusahaan di Eropa kembali terpaksa menghentikan produksi karena kekurangan pasokan rare earth dari China. Ironisnya, kondisi ini terjadi meski China—pemasok terbesar rare earth dunia sedang meningkatkan ekspor hingga mencapai rekor tertinggi. Rare earth merupakan elemen penting dalam pembuatan perangkat elektronik, kendaraan listrik, hingga teknologi energi terbarukan, sehingga kelangkaan pasokan langsung mengganggu aktivitas industri di Eropa.

Kamar Dagang Uni Eropa di China pada Kamis (18/9/2025) melaporkan bahwa pada Agustus lalu, perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut sudah mengalami tujuh kali penghentian produksi. Situasi diperkirakan memburuk, dengan tambahan 46 kasus penghentian produksi yang diproyeksikan terjadi sepanjang September. Hal ini menegaskan betapa rentannya sektor industri Eropa terhadap gangguan pasokan bahan baku penting dari luar negeri.

China selama ini menguasai mayoritas pasokan rare earth global, menjadikannya pemain dominan dalam rantai pasok industri berteknologi tinggi. Eropa, yang sangat bergantung pada pasokan ini, kini menghadapi risiko besar akibat ketidakstabilan distribusi, meskipun volume ekspor China meningkat. Kondisi ini memperlihatkan bahwa ketersediaan di pasar internasional tidak selalu berbanding lurus dengan akses yang diterima pelaku industri di Eropa.

Penghentian produksi berulang kali menimbulkan kerugian finansial yang besar bagi perusahaan Eropa. Efek domino juga terlihat pada berkurangnya output industri, ancaman terhadap lapangan kerja, serta gangguan pada rantai pasok global. Krisis pasokan ini dapat menekan daya saing Eropa di sektor teknologi yang sangat bergantung pada rare earth.

Sebagai respons, sejumlah negara Eropa mulai menjajaki eksplorasi cadangan rare earth di dalam wilayahnya dan memperkuat kerja sama dengan pemasok alternatif di luar China. Langkah diversifikasi pasokan ini dipandang penting untuk mengurangi risiko penghentian produksi yang berulang.

Krisis rare earth yang kembali melumpuhkan produksi di Eropa menegaskan pentingnya kemandirian pasokan strategis. Meski China meningkatkan ekspor, perusahaan Eropa tetap menghadapi keterbatasan pasokan. Ke depan, diversifikasi sumber daya dan pembangunan rantai pasok mandiri menjadi kunci agar industri Eropa lebih tahan terhadap gejolak global.

TAGGED:ChinaEropaRare Earth
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Permintaan Energi Global Buat ExxonMobil Pertahankan Bahan Bakar Fosil Hingga 2050
Next Article Proyek Ekosistem Baterai IBC-Huayou Mundur dari Jadwal Semula September
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Penguatan Budaya Keselamatan di Industri Migas: Langkah Strategis Kementerian ESDM

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya…

By Redaksi InfoEnergi

Harga Minyak Dunia Merosot: Implikasi Terhadap Harga Pertalite di Indonesia

Merosotnya Harga Minyak Dunia Harga minyak global mengalami penurunan drastis, melampaui batas asumsi yang ditetapkan…

By Redaksi InfoEnergi

Harga Saham JSW Energy: Tinjauan dan Kinerja Terkini

Pada sesi perdagangan terakhir, JSW Energy memulai dengan harga pembukaan ₹673,9 dan mengakhiri hari di…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Emisi

China Perluas Bursa Karbon, Targetkan Industri Utama pada 2027

By Redaksi InfoEnergi
Minerba

Volume Impor Batu Bara China dari RI Amblas 30 Persen

By Redaksi InfoEnergi
Minerba

Dinamika Global Batu Bara, Amerika Melaju Cepat Sementara China Menahan Laju

By Redaksi InfoEnergi
Minerba

Prabowo Menyuarakan Kemandirian Garam: Kapan Impor Akan Berakhir?

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?