Beberapa kilang minyak di India, yang menjadi konsumen utama minyak mentah Rusia, berencana menurunkan volume pembelian mereka dalam beberapa minggu ke depan. Langkah ini dilakukan menjelang kenaikan tarif yang akan diterapkan Amerika Serikat (AS).
Pengurangan pembelian minyak ini dianggap sebagai konsesi sederhana bagi pihak-pihak di Washington yang agresif dalam menaikkan tarif. Namun, keputusan ini juga menunjukkan bahwa India tidak berniat memutuskan hubungan dagang dengan Rusia sepenuhnya.
Dengan mengurangi sebagian impor minyak Rusia, India berupaya menyesuaikan diri terhadap potensi dampak kebijakan tarif AS. Langkah ini membantu negara memastikan stabilitas pasokan energi tanpa mengganggu hubungan strategis jangka panjang dengan Rusia.
Meskipun ada pengurangan pembelian, hubungan perdagangan antara India dan Rusia diperkirakan tetap berjalan. Rusia mungkin akan menjajaki pasar baru untuk menggantikan sebagian permintaan yang berkurang dari India, sambil tetap mempertahankan hubungan dagang yang saling menguntungkan antara kedua negara..
Pengurangan pembelian minyak Rusia oleh India menjelang kenaikan tarif AS menunjukkan langkah hati-hati dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus mempertahankan hubungan dagang dengan Moskwa.