Kamis, 26 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Migas > Pertamina Berpotensi Rugi Jadi Pemasok SPBU Swasta
Migas

Pertamina Berpotensi Rugi Jadi Pemasok SPBU Swasta

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 23 September 2025 11:02 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Keputusan pemerintah yang menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk memasok bahan bakar minyak (BBM) bagi operator SPBU swasta, seperti Shell dan BP, dinilai berisiko menekan keuntungan dan bahkan berpotensi merugikan perusahaan pelat merah tersebut.

Menurut Manajer Riset Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Badiul Hadi, penugasan ini secara tidak langsung mengubah peran Pertamina menjadi pemasok utama BBM nonsubsidi dengan skema yang mirip dengan public service obligation (PSO). Jika margin keuntungan Pertamina dibatasi, ia harus menanggung beban distribusi dan fluktuasi harga minyak global tanpa imbal hasil yang sepadan.

Selain itu, Badiul menambahkan bahwa kebijakan ini bisa menciptakan kompetisi yang tidak sehat. SPBU swasta akan terpaksa bergantung pada pasokan dari kompetitornya sendiri, yang berpotensi membatasi pergerakan bisnis mereka. Apalagi jika harga yang ditetapkan oleh Pertamina lebih mahal daripada harga impor mandiri yang biasa mereka lakukan, margin keuntungan mereka akan tertekan.

Badiul mendesak agar skema ini tidak menjadi kebijakan jangka panjang, sebab bisa memecah fokus utama Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional. Transparansi dalam penetapan harga menjadi kunci agar tugas tambahan ini tidak membebani Pertamina secara berlebihan dan tetap menjaga stabilitas pasar.

Untuk diketahui, kesepakatan ini muncul setelah kuota impor SPBU swasta habis, sementara stok mereka menipis. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema harga akan menggunakan prinsip open book untuk memastikan keadilan dan transparansi. Ia juga menjamin pasokan BBM akan kembali normal dalam waktu tujuh hari. Meski demikian, Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman sebelumnya menyebut bahwa Pertamina diminta untuk tidak mengambil keuntungan berlebihan dari skema ini.

TAGGED:BBMMigasPertaminaShell
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article PT Timah Kembangkan Kolaborasi dengan Yunnan Tin untuk Menguasai Pasar Dunia
Next Article PT Timah Ungkap Dua Skema Atasi Tambang Ilegal, Libatkan Koperasi dan Satgas
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Tekanan Harga Minyak Dunia Meningkat akibat Kebijakan OPEC dan Tarif Trump

Saat ini, harga minyak dunia tengah mengalami tekanan yang cukup signifikan, dipengaruhi oleh kebijakan yang…

By Redaksi InfoEnergi

Pemulihan Pasokan Listrik untuk 4.747 Konsumen di Ukraina

Di tengah gejolak yang melanda, sektor energi Ukraina berhasil mengembalikan aliran listrik untuk 4.747 konsumen…

By Redaksi InfoEnergi

Ekspansi Tambang Inco di Tengah Rencana ESDM Pangkas RKAB Nikel

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tengah merencanakan ekspansi besar-besaran di sektor pertambangan nikel, meskipun Kementerian…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

MedcoEnergi Tambah Produksi Migas di Lapangan Terubuk, Natuna

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Pertamina Hulu Rokan Berambisi Mengebor Lima Sumur Eksplorasi Tahun Ini

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Proyek Gas Abadi di Maluku Siap Buka Ribuan Lapangan Kerja Baru

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Impor BBM Tak Dibeli Swasta: Pertamina Ditaksir Boroskan Rp298 Miliar

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?