Jumat, 26 Jun 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Kebijakan & Regulasi > Pemerintah Australia Dorong Alokasi Gas Domestik, Raksasa Migas Shell-Woodside Mendukung
Kebijakan & Regulasi

Pemerintah Australia Dorong Alokasi Gas Domestik, Raksasa Migas Shell-Woodside Mendukung

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 24 September 2025 8:09 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Pemerintah Australia sedang mempertimbangkan kebijakan untuk mewajibkan alokasi sebagian produksi gas alam untuk pasar domestik. Langkah ini bertujuan untuk menyeimbangkan pasokan gas dalam negeri dengan ekspor yang menguntungkan. Rencana ini didukung oleh raksasa migas seperti Santos, Shell Plc, dan Woodside Energy Group Ltd.

Meskipun Australia merupakan salah satu eksportir gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, ada kekhawatiran tentang potensi kekurangan pasokan di dalam negeri, terutama di wilayah timur dan tenggara. Para produsen LNG yang meraup miliaran dolar dari ekspor dikritik karena memprioritaskan pasar luar negeri.

Para pemangku kepentingan, termasuk perusahaan migas tersebut, menekankan bahwa kebijakan ini harus disertai dengan insentif untuk investasi pada pasokan dan infrastruktur. Santos mendukung skema wajib alokasi gas untuk proyek-proyek baru. Shell setuju jika ada reformasi regulasi yang lebih luas, sementara Woodside menekankan bahwa kebijakan harus disesuaikan dengan kebutuhan regional.

Saat ini, hanya Australia Barat yang memiliki aturan reservasi gas, yang mewajibkan produsen LNG menyisihkan hingga 15% produksi untuk pasar lokal. Pemerintah Australia sedang meninjau aturan pasar gas dan akan menyelesaikan laporannya sebelum akhir tahun.

TAGGED:Gas AlamKebijakan EnergiLNG
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Harga Asam Sulfat Merosot, Smelter Tembaga China Terancam Pangkas Produksi
Next Article PHE Diambang Akuisisi Blok Minyak Alaska, Siap Boroskan Rp16,3 Triliun Demi IPO
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Pertamina Hadapi Tantangan: 60.000 Barel BBM Impor Belum Terjual ke Shell dan BP

Pertamina, perusahaan energi milik negara Indonesia, saat ini menghadapi tantangan besar terkait penjualan bahan bakar…

By Redaksi InfoEnergi

Bahlil Salurkan Bantuan Listrik ke 112 Rumah di Desa Ibu Prabowo

Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan akses listrik bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk di desa-desa…

By Redaksi InfoEnergi

Peringatan Tegas Menteri ESDM: Ancaman Pencabutan Izin KKKS yang Lalai

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengeluarkan ultimatum tegas kepada…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Kebijakan & Regulasi

Malaysia Terapkan Skema Baru Subsidi BBM, Asing Bayar Lebih Mahal

By Redaksi InfoEnergi
Kebijakan & RegulasiMigas

Pengamanan Ketat Aksi Demonstrasi di Indramayu: Polres Kerahkan 332 Personel

By Redaksi InfoEnergi
Analisa & OpiniEnergi TerbarukanKebijakan & RegulasiWorld

Transformasi Industri Otomotif Menuju Energi Terbarukan

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Pengiriman LNG Rusia yang Disanksi AS Kembali Tiba di China

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?