Harga minyak dunia menunjukkan stabilitas setelah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut. Hal ini terjadi seiring dengan laporan dari Badan Informasi Energi (EIA) Amerika Serikat yang mengonfirmasi adanya kenaikan stok minyak mentah terbesar sejak bulan Juli.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di bawah level US$60 per barel setelah mengalami penurunan sebesar 2,4% dalam dua sesi sebelumnya. Sementara itu, harga minyak Brent ditutup di bawah US$64 per barel pada hari Rabu, 5 November. Laporan EIA mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah AS meningkat sebanyak 5,2 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Oktober. Angka ini sedikit lebih rendah dari perkiraan lembaga industri utama, namun penurunan persediaan produk olahan berhasil menahan tekanan penurunan harga lebih lanjut.
Sepanjang tahun ini, harga minyak acuan AS telah melemah sekitar 17%. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran akan kelebihan pasokan global yang disebabkan oleh meningkatnya produksi dari negara-negara anggota dan non-anggota OPEC+. CEO perusahaan perdagangan komoditas Mercuria menyatakan dalam konferensi Adipec di Abu Dhabi pada hari Rabu bahwa kelebihan pasokan ini terbentuk secara perlahan, namun diperkirakan bisa mencapai 2 juta barel per hari pada tahun depan.
Laporan EIA juga menunjukkan bahwa stok bensin AS mengalami penurunan hampir 5 juta barel, yang merupakan level terendah dalam tiga tahun terakhir. Meskipun demikian, ekspor dan permintaan dalam negeri tetap relatif stabil.
Untuk pengiriman bulan Desember, harga WTI mengalami kenaikan tipis sebesar 0,2% menjadi US$59,69 per barel pada pukul 07.04 waktu Singapura. Sementara itu, harga Brent untuk pengiriman bulan Januari mengalami penurunan sebesar 1,4% menjadi US$63,52 per barel pada hari Rabu.
Dengan situasi ini, pasar minyak dunia terus memantau perkembangan lebih lanjut terkait pasokan dan permintaan global, serta kebijakan dari negara-negara produsen utama. Stabilitas harga minyak menjadi perhatian utama bagi para pelaku industri dan investor di seluruh dunia.
